Advertisement

Buntut Konflik Dengan Warga, PT Fellycia Farm Indo Diduga Kriminalisasi Warga

DAERAH
Jumat, 29 Mar 2024  18:42
Buntut Konflik Dengan Warga, PT Fellycia Farm Indo Diduga Kriminalisasi Warga
Foto: Istimewa

Serang, Aliansi Indonesia - SA (35) dan JI (30) warga Desa Seuat Jaya, Kec. Petir, Kab. Serang, Banten, masih memikirkan tekanan mental yang diperoleh saat menjalani pemeriksaan berjam - jam di Mapolda Banten, Rabu (27/03/2024).

Mereka dilaporkan perusahaan Peternakan PT Fellycia Farm Indo, atas tuduhan pemerasan dan perbuatan yang tidak menyenangkan.

Setelah selesai pemeriksaan, Tim Media mencoba menggali informasi kepada SA dan JI terkait panggilan pihak kepolisian terhadap dirinya.

Baca juga: Pelaku penusukan penjual Kebab di Serang Banten dikenal tukang peras pedagang

"Ini kali ketiga saya dan rekan saya memenuhi panggilan penyidik Polda Banten, sebelumnya saya di panggil untuk klarifikasi terkait dugaan yang di tuduhkan perusahaan Pertenakan PT Fellycia Farm Indo kepada saya, dan sekarang saya dipanggil lagi. Panggilan sebelum nya hanya klarifikasi, sekarang tahapnya menjadi saksi." Ujar SA

Saat ditanya lebih lanjut keterlibatan SA dan JI dalam upaya dugaan tindak pidana pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan ke perusahaan Pertenakan PT Fellycia Farm Indo, SA dan JI membantah, "kami tidak melakukan itu, itu aksi warga, saya merasa di jebak karena saya tidak pernah meminta, itu permintaan perusahaan ke warga dan semua warga menyaksikan permohonan itu atas dalih kompensasi perusahaan kepada warga." Imbuhnya.

Permasalahan Awal

Semenjak berdirinya Perternakan ayam PT. Fellicia Farm Indo, Setiap hari warga Seuat Jaya, diduga hidup dengan segala pencemaran lingkungan dan polusi udara akibat aktivitas perusahaan peternakan, lalat dimana - mana, apalagi masa panen, jalan rusak parah, setiap saat terdengar bising suara mesin perusahaan dan kendaraan perusahaan lalu lalang meninggalkan bau tidak sedap.

Baca juga: Dapat Upah Edarkan Sabu, AA Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Serang Kota

"Hampir semua warga di Desa Seuat Jaya, mengeluh. Terlebih yang dekat dengan perusahaan, selama ini warga hanya meminta hak-hak nya yang di duga belum terpenuhi, permohonan warga ke perusahaan bersifat sosial, seperti Pemeliharaan Jalan, Dana Sosial Kematian, Keagamaan atau Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), Kegiatan Masyarakat , Kompensasi Dana CSR tepat waktu dan memprioritaskan pekerja dari masyarakat sekitar perusahaan khususnya warga kami," Ujar SA. 

"Segala upaya musyawarah sudah kami lakukan namun hanya kekecewaan yang warga dapat, terlebih setiap permohonan warga selalu dihadapkan dengan manager perusahaan yang berkata, nanti saya sampaikan ke pemilik perusahaan, kalau saya tidak punya wewenang untuk hal itu," Ujar SA mengutip kalimat Manajer Perusahaan. 

1
2
3
4
5
Berikutnya
TAG:
aliansi
Kriminalisasi
Peternakan
Kabupaten Serang
Serang
Formasi Indonesia Satu
H Ridwan Mukti
Jaro Ade

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

H+5 Libur Lebaran, Polres Musi Rawas Tetap Siaga di Objek Wisata Padat Pengunjung

Sumsel   Senin, 15 Apr 2024  11:01

Kisah Pilu Kecelakaan Bus Rosalia Indah, Ayah-ibunya jadi Korban, Balita 1 Tahun jadi Yatim..

Daerah   Senin, 15 Apr 2024  07:57

Ditlantas Polda Sumsel Tunda Perjalanan 80 Kendaraan Angkutan Barang Sumbu Tiga Keatas

Sumsel   Senin, 15 Apr 2024  07:23

KSAL: Bentrokan Anggota TNI AL dan Brimob di Sorong Berakhir Damai

Hankam   Senin, 15 Apr 2024  06:50

DPAD Kota Tangerang Ramaikan Ramadan dengan Pelayanan Mobil Perpustakaan Keliling "Ngabuburead"..

Banten   Minggu, 14 Apr 2024  22:34

Wisata Kuliner di Kota tangerang yang wajib di coba

BANTEN   Minggu, 14 Apr 2024  21:12

H+4 Lebaran Warga Kota Tangerang datangi tempat perbelanjaan di kota Tangerang

BANTEN   Minggu, 14 Apr 2024  21:01

Terus Didalami Penyebab Bentrok Anggota TNI AL dan Brimob di Pelabuhan Sorong

HANKAM   Minggu, 14 Apr 2024  20:36

Warga Keramasan Sampai Sekarang Masih Menanti Janji Bedah Rumah, cerita sedih penuh harap nenek..

SUMSEL   Minggu, 14 Apr 2024  20:17

Parahnya Pungli Parkir di Masjid Raya Al-Jabbar, Bandung

JABAR   Minggu, 14 Apr 2024  18:02

Baru Terungkap, Suami Bunuh Istri dan Dikubur di Rumah Sejak 2018

HUKUM   Minggu, 14 Apr 2024  17:19

Aksi Tak Terpuji Penumpang Mobil Berpelat F Ini Dirujak Netizen hingga Dikecam Ridwan Kamil..

JABAR   Minggu, 14 Apr 2024  13:44

Korban Tewas Kecelakaan Bus Rosalia Indah Bertambah Jadi 8 Orang

DAERAH   Minggu, 14 Apr 2024  13:13

Dihujat Usai Lepas Jilbab, Zara Tetap Santai

GAYA HIDUP   Minggu, 14 Apr 2024  12:32

Antisipasi Resiko `Contraflow` Malam Hari, Polri Tambah Lampu Penerangan Pembatas

NASIONAL   Minggu, 14 Apr 2024  11:50

Aksi Heroik Polisi Selamatkan Bayi dalam Kecelakaan di Tol Cipali

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  17:54

Puluhan Balon Udara Hiasi Langit Cerah Pekalongan

DAERAH   Sabtu, 13 Apr 2024  14:52

Pemudik Diminta Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  12:22

Menhub Desak Polri Razia Travel Ilegal

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  06:35

Bus Tayo dan Si Benteng jadi pilihan liburan Lebaran keliling Kota Tangerang

BANTEN   Jumat, 12 Apr 2024  21:27

Sopir Bus Rosalia Indah yang Sebabkan Kecelakaan Maut, Ditahan

DAERAH   Jumat, 12 Apr 2024  21:13

Diduga dihina Saat Terjadi Lakalantas, Irda Mardalena Lapor Polisi

SUMSEL   Jumat, 12 Apr 2024  17:19

Menhub Cek Pergerakan Penumpang dan Pesawat pada Arus Balik di Bandara Soekarno-Hatta

BANTEN   Jumat, 12 Apr 2024  16:12

Mudik Lebaran 2024: 254 Peristiwa Kecelakaan dan 45 Korban Tewas

NASIONAL   Jumat, 12 Apr 2024  13:30

Pelantikan 186 Pejabat di Musi Rawas Menimbulkan Kontroversi

SUMSEL   Jumat, 12 Apr 2024  11:49
Selengkapnya
Bagikan Facebook
Bagikan X
Bagikan Whatsapp
Bagikan Telegram
Copy Link