Advertisement

Kecelakaan maut bus SMK Lingga Kencana, jangan hanya sopir yang ditumbalkan, PO bus juga harus diseret pidana

DAERAH
Selasa, 14 Mei 2024  15:23
Kecelakaan maut bus SMK Lingga Kencana, jangan hanya sopir yang ditumbalkan, PO bus juga harus diseret pidana
Foto: KNKT dan Dishub serta mekanik Hino lakukan pemeriksaan bangkai bus maut Trans Putera Fajar, Senin (13/5/2024), yang mengalami kecelakaan maut di Ciater, Subang, Jabar, Sabtu (11/4/2024).

Sadira, Sopir bus Putera Fajar yang mengalami kecelakaan maut yang menewaskan 11 orang dari SMK Lingga Kencana Depok dan warga Subang, telah ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (14/5/2024).

Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) minta jangan hanya sopir yang dipidanakan, tapi pihak PO bus juga diperiksa dan ikut bertanggung jawab secara hukum.

"Biasanya begitu jika terjadi kecelakaan bus, selalu sopir atau kru yang ditumbalkan sedangkan pihak PO atau perusahaan selalu tak tersentuh hukum," demikian ucap Staf Ahli LAI Muhammad Safei di Jakarta, Selasa (14/5/2024).

Advertisement

Baca juga: Sopir kecelakaan maut rombongan SMK Lingga Kencana jadi tersangka

Menurutnya, sudah tepat polisi menetapkan Sadira menjadi tersangka karena ada unsur kelalaian yaitu tetap menjalankan bus meski tahu rem bermasalah. Namun dia berharap pihak PO bus juga bertannggung jawab karena lalai tetap mengoperasikan bus yang tak laik jalan.

"Bahkan dari berbagai media diberitakan PO yang bersangkutan tidak ada izin. Ini masalah serius dan harus dipertanggung jawabkan oleh pengelola PO secara hukum," tegasnya.

Advertisement Jaro Ade

Senada dengan itu, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno meradang. Dia mengancam akan memproses hukum PO bus tersebut jika terbukti tidak memiliki izin.

Hendro menuturkan, PO bus tanpa izin yang nekat mengoperasikan kendaraannya bisa dikenai sanksi pidana.

”Sesuai dengan Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), setiap pengemudi yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan dan terdapat orang meninggal dunia dapat disanksi penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 12 juta,” tegasnya.

Advertisement

Baca juga: Jasa Raharja santuni korban kecelakaan Bus rombongan SMK Lingga Kencana

Kemenhub menyerahkan kasus tersebut kepada kepolisian untuk segera diproses hukum.

1
2
3
Berikutnya
TAG:
smk lingga kencana
kecelakaan bus
trans putera fajar
laka lantas

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Hubungi 112 atau Whatsapp call center 0812-1200-4664/0812-1200-9669 Bila melihat atau menemukan..

Banten   Selasa, 28 Mei 2024  09:03

Reza: Program CCTV Desa Itu Berdasarkan Ide Bupati Musi Rawas

Sumsel   Selasa, 28 Mei 2024  08:20

Usai diperiksa penyidik, Linda teman Vina Cirebon: semoga kasusnya cepat selesai, kasihan banyak..

Hukum   Selasa, 28 Mei 2024  07:13

Ratusan mobil dinas Pemprov Banten senilai Rp25 M hilang

Tipikor   Selasa, 28 Mei 2024  06:33

Kapolresta Bogor Kota Pimpin Apel Gabungan TNI, Polri dan Sat Pol PP, Dalam Mencegah Gangguan..

Daerah   Senin, 27 Mei 2024  22:04

SMAN 17 Palembang Terbaik Lomba Perpustakaan Tingkat Sumsel

SUMSEL   Senin, 27 Mei 2024  21:39

Deklarasi PPDB Tahun 2024/2025 di Palembang: Ratu Dewa Tekankan Pentingnya Validitas Data dan..

SUMSEL   Senin, 27 Mei 2024  21:25

Gercep Polisi Ungkap Peran 3 Pembobol ATM Picu Kebakaran Minimarket di Bogor

DAERAH   Senin, 27 Mei 2024  21:19

H. Asep Japar Melangkah Mantap Dengan Dukungan H.Marwan Hamami

JABAR   Senin, 27 Mei 2024  21:03

Polsek Bogor Barat menempatkan standing banner nomor pengaduan Polresta Bogor Kota

DAERAH   Senin, 27 Mei 2024  20:44

Hotman Paris upload video arwah Vina kembali rasuki Linda untuk kedua kali

HUKUM   Senin, 27 Mei 2024  20:28

Sofyan, caleg terpilih PKS diduga pakai hasil jual narkoba untuk keperluan pileg

HUKUM   Senin, 27 Mei 2024  19:57

Caleg terpilih dari PKS dibekuk polisi, bos 70kg sabu

HUKUM   Senin, 27 Mei 2024  18:08

Program PTSL Desa Karang Baru Kecamatan Sumber Marga Telang, diduga kuat jadi ajang pungli..

SUMSEL   Senin, 27 Mei 2024  18:07

Bangkitkan minat membaca, INFOHUM TEDUH gandeng komunitas atau organisasi yang sejalan

JATENG   Senin, 27 Mei 2024  17:42

Kenaikan UKT di seluruh perguruan tinggi negeri dibatalkan

NASIONAL   Senin, 27 Mei 2024  17:03

Tunjang sektor pertanian, Pemerintah Desa Sumber Mulya Prioritaskan Pembangunan Jembatan

SUMSEL   Senin, 27 Mei 2024  15:49

Championship Tingkat Nasional 2024, Pesilat Sudahan Bertabur Medali

SUMSEL   Senin, 27 Mei 2024  15:45

Ketua Yayasan Makelar Amal Indonesia Bagikan Sembako untuk Korban Kebakaran di Kalidoni

SUMSEL   Senin, 27 Mei 2024  15:33

Linda, sosok penting dalam kasus Vina Cirebon dikabarkan ditemukan dan alami depresi

HUKUM   Senin, 27 Mei 2024  13:58

Ini fungsi Govtech Ina Digital yang diluncurkan Jokowi

NASIONAL   Senin, 27 Mei 2024  13:16

Jelang 12 hari POPDA XI Banten, Kota Tangerang siapkan 379 Atlet

BANTEN   Senin, 27 Mei 2024  13:12

Kegiatan Posyandu Remaja jadikan Generasi yang Tumbuh Sehat dan Produktif

BANTEN   Senin, 27 Mei 2024  10:18

Puluhan relawan Asep Japar Gelar Nobar di Sertai Konsolidasi Satukan Visi Misi Untuk Bupatikan..

JABAR   Senin, 27 Mei 2024  00:07

Ketua LGS DPD Sukabumi Pupung Puryanto Menyoroti Demo-Demo yang Dibatalkan, Ada Apa Ini ?

JABAR   Minggu, 26 Mei 2024  23:58
Selengkapnya
Bagikan Facebook
Bagikan X
Bagikan Whatsapp
Bagikan Telegram
Copy Link