Kafe de’Clan Signature yang digeledah polisi, tempat Jampidsus Febrie Adriansyah pernah dikuntit anggota Densus 88
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan penggeledahan dilakukan di 12 lokasi.
Perkara yang diusut berkaitan dengan PT PLN, PT Asabri, dan Krakatau Steel. Dua lokasi yang sudah selesai digeledah pada Rabu (8/7/2026) malam adalah Kafe de’Clan Signature di Cipete dan Koin Money Changer di Cipete Selatan, Jakarta Selatan.
Dari Kafe de’Clan, penyidik menyita uang dalam berbagai mata uang asing dengan nilai konversi hampir Rp60 miliar.
Sementara dari Koin Money Changer, penyidik menyita mata uang asing senilai sekitar Rp7,2 miliar.
Polisi juga menemukan barang bukti bernilai besar di sebuah rumah di Sentul, Kabupaten Bogor, berupa 74 kilogram emas batangan, uang 4,76 juta dolar AS, 14 juta dolar Singapura, dan Rp100 juta.
Pada hari yang sama dengan rangkaian penggeledahan itu, rumah Febrie Adriansyah di kawasan Kramat Pela, Jakarta Selatan, dijaga personel TNI.
Pusat Penerangan TNI menyatakan pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi Kejaksaan. Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas mengatakan pengamanan itu telah dikoordinasikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang pelindungan negara terhadap jaksa.
“Terkait pengamanan Jampidsus, benar bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi kejaksaan,” kata Muhammad Nas, Kamis (9/7/2026).


