Diduga Dana Desa 2023 digunakan oleh oknum Pemdes Sri Mulyo, Fisik Dana Desa Tahap 1 belum terealisasi,

Diduga Dana Desa 2023 digunakan  oleh oknum Pemdes Sri Mulyo, Fisik Dana Desa Tahap 1 belum terealisasi,
Foto: Korupsi musuh kita bersama.
SUMSEL
Rabu, 16 Ags 2023  14:05

Banyuasin_ AliansiNews.

Tidak puas dengan kinerja Pemerintah Desa,  perwakilan masyarakat Desa Sri Mulyo Kecamatan Air Saleh Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatra Selatan mendatangi Kantor DPD Aliansi Indonesia wilayah Sumsel. Senin (14/8/2023), guna melaporkan dugaan penyelewengan Dana Desa Tahap 1 tahun anggaran 2023 ke Kejaksaan Negeri Banyuasin.

Dugaan penyelewengan Dana Desa tersebut karena realisasi fisik Dana Desa(DD)Tahap 1 sampai saat ini belum terealisasi, hal tersebut Diperparah dengan kurangnya Transparasi Dana Desa oleh  Kepala Desa ke masyarakat.

Baca juga: Menyambut HUT Ke- 78 RI, SMP N 44 PALEMBANG Mengadakan berbagai perlombaan.

Dalam dokumen aduan, disebutkan bahwa Kepdes Sri Mulyo bersama Aparatur Pemerintah Desa tidak terbuka tentang informasi kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tahun anggaran 2023

Saat di hubungi awak media, Salah seorang anggota BPD Desa Sri mulyo, membeberkan pada tahun 2023 tidak ada APBDes Perubahan, pihak nya juga menilai bahwa jika anggaran 2023 tidak direalisasikan. Tentunya akan berimbas pada Pencairan tahap ke 2 Dana Desa, di karenakan laporan Dana Desa Tahap Pertama sampai saat ini belum di berikan oleh Kepala Desa Sri Mulyo, untuk SPJ awalnya di janjikan Kepala Desa pada Bulan Juni, kemudian mundur kembali di Bulan Agustus. Terapi hingga saat ini pihak BPD belum menerima SPJ tersebut," jelasnya. Gimana mau buat laporan pembangunan Fisik tahap pertama belum terealisasi." ungkapnya

Ketua DPD Aliansi indonesia wilayah Sumsel, Syamsudin Djoesman, Selasa (15/8/2023) angkat bicara terkait adanya dugaan Belum teralisasinya Fisik Dana Desa Tahap 1 Desa Sri mulyo, dirinya menyebutkan ini kejadian yang sangat aneh belum terealisasinya Pembangunan Fisik tahap 1 oleh oknum Kades. Walaupun pembangunan fisik merupakan Pembangunan Tahun Berjalan, seharusnya pekerjaan tersebut dikerjakan tepat waktu, sebaliknya justru  Pemdes Sido Mulyo Terkesan masih cuek dan seakan akan tidak mempunyai rasa tanggung jawab terhadap warganya."ujar samsu

Menurut dia jika pihak Inspektorat tidak segera menindaklanjuti hal tersebut , maka pihaknya atas nama Lembaga Aliansi indonesia wilayah sumsel akan segera melaporkan hal ini ke pihak Aparat Penegak Hukum.

Baca juga: Bangunan JiTUT Didesa Tana Periuk Tak Pentingkan Kualitas Menjadi Keluhan Warga.

Inspektorat harus buka mata jangan sebaliknya malah tutup mata, pihak Inspektorat selaku pemeriksa seharusnya menjadi penentu keakuratan data, malah justru ada dugaan justru menutup mata atas penyelewengan ini.

Salah satu bukti kuat adalah lolosnya pencairan dana desa maupun alokasi dana desa pada tahun tahun berikutnya tanpa mempertimbangkan adanya pekerjaan fisik 2023 yang fiktif.

Hal:
1
2
Berikutnya
Formasi Indonesia Satu Jaro Ade
TAG:
Dana desa korupsi Banyuasin
Berita Terkait
Selengkapnya