Beberapa SPBU Soloraya Diam-diam Banyak Curang, Diduga Adanya Aktor dan Pihak Industri Satu Pintu Pengkondisian. Awak Media di Putra Daerah Bak Sebelah Mata

Beberapa SPBU Soloraya Diam-diam Banyak Curang, Diduga Adanya Aktor dan Pihak Industri Satu Pintu Pengkondisian. Awak Media di Putra Daerah Bak Sebelah Mata
 
SOLO RAYA
Senin, 07 Agu 2023  09:17

Dalam hal ini, Pertamina jelas kecolongan mengenai pengawasan penjualan BBM bersubsidi. Lantaran aktivitas transaksi penjualan BBM bersubsidi tidak wajar dilakukan oleh orang-orang dalam juga terselubung. 

"Kami mohon maaf, jika misalnya terjadi kesalahan, saya sendiri juga kaget, karena rata-rata transaksi dilakukan katanya sudah ada yang mengkondisikan," imbuhnya.

Lebih lanjut, beberapa waktu lalu salah satu SPBU milik Pemkab Sragen sudah menjatuhkan sanksi kepada 3 karyawan yang melayani penjualan BBM bersubsidi secara tidak wajar tersebut yakni berupa skorsing selama 3 bulan.

Karena sanksi tersebut, ketiga karyawan tersebut tidak dapat mendapatkan haknya berupa upah. Pembinaan langsung dilakukan kepada manajemen dan karyawan secara bertahap. 

Ketiga karyawan tersebut juga diminta untuk membuat pakta integritas, apabila kejadian tersebut diulangi lagi, maka pihaknya meminta agar karyawan tersebut mengundurkan diri. Sedangkan SPBU mendapat surat resmi dari Pertamina terkait sanksi yang diberlakukan.

Praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kian marak di Soloraya khususnya Sragen ini pun juga langsung mendapat respon Pengacara ternama Dr BRM Kusumo Putro SH, MH. Tokoh yang merupakan salah satu Penasehat Hukum Kabiro Media Aliansi Indonesia eks Soloraya dari PERADI ini mengatakan para pelakunya bahkan seolah tak tersentuh hukum. Mengomentari hal tersebut, Kusumo mengatakan, maraknya praktik mafia BBM itu terjadi karena belum disertai dengan penindakan tegas dari aparat penegak hukum.

"Masih minimnya penindakan hukum terhadap praktik mafia BBM membuat bisnis ilegal solar bersubsidi ini terus terjadi, dan makin marak di banyak Soloraya khususnya wilayah sragen," katanya

Kusumo menambahkan, praktik mafia BBM itu tidak lepas dari adanya kebijakan pengurangan subsidi BBM selama ini. Para mafia itu menurutnya kerap menjalankan aksinya dengan memanfaatkan perbedaan harga BBM jenis solar subsidi dengan solar industri yang jauh lebih mahal.

"Para mafia BBM itu biasanya melakukan penimbunan dan penyelundupan BBM solar bersubsidi yang seharusnya untuk rakyat, namun dijual kepada kalangan industri dengan harga lebih tinggi," katanya.

<<
1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#mafia
#bbm solar
#spbu
#sragen
#soloraya
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita