Advertisement

Awas! Menyebarkan konten korban kecelakaan atau kekerasan bisa kena sanksi pidana

HUKUM
Kamis, 04 Jul 2024  22:30
Awas! Menyebarkan konten korban kecelakaan atau kekerasan bisa kena sanksi pidana
Foto: Ilustrasi.

Kemajuan teknologi tak bisa dipungkiri membawa manfaat yang sangat besar dalam kehidupan. Informasi bisa kita terima dan sebaliknya kirimkan dengan mudah dan cepat.

Namun kemudahan dan kecepatan itu tidak selalu bermakna positif jika belum semua memahami apa yang pantas dan tidak pantas, apa yang boleh dan tidak boleh kita kirim atau sebarkan.

Salah satu yang harus menjadi perhatian bersama adalah maraknya konten berupa foto atau video korban kecelakaan atau tindak kekerasan, terutama yang tanpa sensor, di media sosial (medsos) maupun aplikasi perpesanan.

Baca juga:
Sopir tertimpa boks kontainer di tol JORR, evakuasi makan waktu 3 jam
Bus rombongan siswa SMP alami kecelakaan di Mojokerto

Tidak semua orang merasa nyaman dengan konten tersebut. Bahkan dalam jangka panjang bisa berdampak buruk secara psikologis, di mana bisa mengakibatkan "mati rasa" atau sikap permisif terhadap tindak kekerasan.

Selain itu, belum banyak yang menyadari bahwa menyebarkan konten korban kecelakaan maupun kekerasan berpotensi melanggar hukum dan merugikan korban serta keluarganya.

Advertisement Jaro Ade

Sanksi menyebarkan foto atau video tanpa izin

Menyebarkan konten berupa foto-foto atau video korban tanpa izin, menurut Undang-Undang  Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), bisa dikenai sanksi pidana.

Baca juga:
4 tewas dalam tabrakan Pajero vs truk kontainer di Tol Semarang-Batang, ini identitas korban..
Kasus anggota TNI lawan arus di Tol MBZ sampai bikin kecelakaan beruntun, dilimpahkan ke Pomdam..

UU ITE menyatakan bahwa penyebaran konten yang mengandung muatan asusila, penghinaan, dan pencemaran nama baik dapat dikenai sanksi. Penyebaran foto/video korban kecelakaan tanpa izin dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap privasi dan martabat manusia.

Berdasarkan Pasal 27 ayat (3) UU ITE, seseorang yang terbukti menyebarkan konten yang melanggar privasi atau merugikan orang lain bisa dikenakan hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750 juta. 

1
2
Berikutnya
TAG:
#kecelakaan
#kekerasan
#konten
#medsos

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Diduga angkut Minyak hasil ileggal Drilling,Mobil Pick UP Terbakar!!!

Sumsel   Minggu, 21 Jul 2024  07:18

Resmi, Daftar 98 Pinjol yang berijin di OJK per 12 Juli 2024 ,beserta Kriterianya

Banten   Sabtu, 20 Jul 2024  23:03

Nelayan temukan puing helikopter Polri yang jatuh di Belitung Timur

Babel   Sabtu, 20 Jul 2024  19:56

Dandim 1016/Plk Beserta Anggota Ikuti Syukuran HUT ke-66 Kodam XII/Tpr di Korem 102/Pjg

Kalteng   Sabtu, 20 Jul 2024  18:14

Tujuh Partai Non Parlemen Deklarasi Dukung Jaro Ade di Pilbup Bogor 2024, Siap Wujudkan Pemerintah..

Bogor Raya   Sabtu, 20 Jul 2024  17:39
Apes, pencuri cabai ditangkap warga dan dihukum makan cabai 1 ember
Pemkab OKU Timur Menggelar Kegiatan Isbat Nikah Terpadu Tahun 2024
Kasus PTSL di Cinangneng ternyata hanya daur ulang cerita lama
SMKN 6 Palembang: Membentuk Generasi Unggul melalui MPLS 2024

Rehab Rumah Dinas Walikota Jadi Rumah Aspirasi Rakyat, Pemkot Palembang Sambut Baik Dukungan..

SUMSEL   Sabtu, 20 Jul 2024  07:32

Minimalisir Tindak Kekerasan Perempuan, DPPPA Adakan Advokasi Kekerasan Berbasis Gender Dilingkungan..

BANTEN   Sabtu, 20 Jul 2024  06:05

Camat larompong terdepan Gelar Bimtek, penguatan SISMOIP - Qris Dinamis dan tata cara pembayaran..

LUWU UTARA   Jumat, 19 Jul 2024  15:45

Kejari Muba Fasilitasi Perdamaian - Restorative Justice

SUMSEL   Jumat, 19 Jul 2024  14:36

Proyek Pembangunan Penahan Tanggul Banjir Desa Upang Cemara terindikasi Markup serta diduga..

SUMSEL   Jumat, 19 Jul 2024  14:31

Ormas GMX DIY-Jateng Pasang Badan untuk Korban Kasus Asusila Di Kaliatukranggan Purworejo

JATENG   Jumat, 19 Jul 2024  11:08

Fokus Tangani Stunting, Kecamatan Jatiuwung Berikan Pelatihan Penyiapan PMT Berbahan Lokal..

BANTEN   Jumat, 19 Jul 2024  09:53

Festival Cisadane 2024,Sediakan sajian Hiburan, Kuliner dan Stand Layanan Publik

BANTEN   Jumat, 19 Jul 2024  09:03

Antisipasi Pohon Tumbang, Satgas Kecamatan Cileduk Gerak Cepat Pangkas Pohon

BANTEN   Jumat, 19 Jul 2024  08:39

Silaturahmi Humas Polda Dengan Wartawan, Harap Terjalin Sinergisitas

SUMSEL   Jumat, 19 Jul 2024  08:12

MPLS di SMAN 8 Palembang Berjalan Lancar, Fokus Pada Anti Kekerasan dan Lingkungan Aman

SUMSEL   Kamis, 18 Jul 2024  18:41

SMAN 4 Palembang Sambut Siswa Baru: Harapan dan Panduan Orang Tua di Tahun Ajaran 2024-2025..

SUMSEL   Kamis, 18 Jul 2024  18:17

Polisi diminta usut dugaan Kepemilikan senpi serta adanya penyalahgunaan narkoba korban Ha,..

SUMSEL   Kamis, 18 Jul 2024  13:03

BAZNAS Kab. Sukabumi Menyalurkan Bantuan Kursi Roda Untuk Warga Wilayah Jampang

JABAR   Kamis, 18 Jul 2024  12:35

SP Penyidikan Diterbitkan Sebelum LP, Sesuai SOP Kepolisiankah?

SUMSEL   Kamis, 18 Jul 2024  12:16

Beasiswa Tangerang Cerdas Tanggulangi Anak Putus Sekolah

BANTEN   Kamis, 18 Jul 2024  10:43

Gebyar Muharram Ponpes Azzainiyah dan Milad PSI, Bupati Sukabumi "Jadikan Semangat Menjadi..

JABAR   Rabu, 17 Jul 2024  21:29

KPK tetapkan Walikota Semarang, suaminya dan Ketua Gapensi menjadi tersangka

TIPIKOR   Rabu, 17 Jul 2024  20:41

Perumda Tirta Benteng akan terima 51 ribu pelanggan baru dari Perumdam TKR, Saat ini Targetkan..

BANTEN   Rabu, 17 Jul 2024  17:40

Buku SIMI Penyu Yang Kuat, Bukti Kepedulian Bunda PAUD Kab. Sukabumi, Ini Kata Penerbit Erlangga..

JABAR   Rabu, 17 Jul 2024  17:28
Selengkapnya