Begini modus pemerasan jaksa di Tangerang terhadap animator WN Korea dan rekan
Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang HMK (kiri), RZ, dan Jaksa Kejati Banten RV. (Dok. Kejaksaan Agung)
Selasa, 23 Des 2025 12:28
Mereka meminta KPK mengambil alih kasus tersebut karena merasa kejaksaan Agung tidak profesional dan transparan.
Kuasa hukum keduanya meminta Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung mengawasi kasus ini hingga berkekuatan hukum tetap.
Mereka juga meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memberikan perlindungan terhadap semua saksi dalam kasus pemerasan oleh jaksa Redy dan kawan-kawan.
”Majelis hakim untuk membebaskan atau setidaknya melepaskan CL dan TA yang merupakan korban kriminalisasi,” ucap Airlangga.
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
BOGOR RAYA | 3 menit lalu
Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Gagalkan Penyelundupan...BOGOR RAYA | 7 menit lalu
Wujudkan Lingkungan Asri, Satgas TMMD Kodim 1016/Plk Laksanakan Penghijauan MUARA ENIM | 6 jam lalu
Reaksi Cepat Polsek Semendo Menindaklanjuti Dugaan Pengeroyokan Terhadap Wartawan Selidik...


