Polda Sumsel Ungkap 62 Kasus Karhutla, 52 Orang Jadi Tersangka dan Korporasi Dibidik

Polda Sumsel Ungkap 62 Kasus Karhutla, 52 Orang Jadi Tersangka dan Korporasi Dibidik
Kapolda Sumsel
SUMSEL
Jumat, 23 Okt 2026  15:30

PALEMBANG, Aliansinews "–

Penegakan hukum terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan terus bergulir. Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel mencatat sebanyak 62 laporan polisi telah ditangani, dengan puluhan orang ditetapkan sebagai tersangka serta penyidikan yang turut menyasar pihak korporasi.

Perkembangan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Aula Ampera Lounge Polda Sumsel, Jumat (23/10/2026). Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Sumsel dengan didampingi Karo Ops, Dirkrimsus, dan Kabid Humas Polda Sumsel.

Dalam keterangannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa penanganan perkara karhutla dilakukan secara tegas tanpa membedakan latar belakang pelaku. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menindak praktik pembakaran hutan dan lahan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

Berdasarkan data yang dipaparkan, sebanyak 62 laporan polisi tersebut terbagi dalam dua kelompok penanganan, yakni perkara perorangan dan korporasi.

Untuk kasus yang melibatkan perorangan, polisi menangani 42 laporan dengan menetapkan 52 orang sebagai tersangka. Sementara itu, pada kelompok korporasi terdapat 20 laporan polisi dengan satu tersangka korporasi yang telah ditetapkan.

Selain menetapkan tersangka, penegakan hukum juga mencakup lahan yang berkaitan dengan perkara karhutla. Total luas lahan terbakar yang masuk dalam konteks penegakan hukum tercatat mencapai 133,81 hektare. Adapun luas lahan yang diperkirakan telah disegel mencapai 811,49 hektare.

Penyidikan Puluhan Perkara Terus Berjalan

Dari total 62 laporan polisi yang ditangani, proses hukum kini berada pada sejumlah tahapan. Sebanyak 32 perkara masih dalam tahap penyidikan, sedangkan 23 perkara telah dikirimkan kepada kejaksaan.

1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita