30 rumah dan 1 madrasah hangus dalam kebakaran di Palangka Raya

Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Dr Murjani, Gang Sari 45, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (12/7/2026).
Sedikitnya 30 rumah warga dan satu bangunan madrasah ibtidaiyah Darul Ulum hangus dilalap si jago merah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.15 WIB.
Api diduga pertama kali muncul dari dapur salah satu rumah warga sebelum dengan cepat merambat ke bangunan lain yang berdempetan.
Material rumah yang didominasi kayu membuat kobaran api semakin cepat membesar. Asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dan menyelimuti kawasan permukiman.
Salah seorang warga yang menjadi korban, Marhan, mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah ketua RT. Saat itu, ia dan keluarganya hendak pergi ke pasar.
"Api itu berasal dari bagian belakang rumah yang di seberang, kebetulan kami saat itu mau berangkat ke pasar, karena melihat api sudah membesar, kami langsung menyelamatkan barang-barang yang ada di rumah termasuk sepeda motor," kata Marhan.
Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan sedikitnya 15 mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman juga dibantu puluhan mesin pompa air portabel milik relawan.
Setelah hampir dua jam berjibaku, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api dan melanjutkan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Ketua Barisan Pemadam Kebakaran Kamboja, Sucipto, mengatakan proses pemadaman sempat terkendala akses menuju lokasi yang sempit serta terbatasnya sumber air akibat musim kemarau.
"Kami menerima informasi kebakaran ini sekitar pukul 13.10 WIB, kemudian langsung ke lokasi untuk membantu pemadaman, tetapi karena jalan yang sempit saat tiba di lokasi menjadi kendala petugas," kata Sucipto.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Setelah api berhasil dipadamkan, Tim Inafis Polresta Palangka Raya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal, sementara kerugian materiel diperkirakan mencapai miliaran rupiah.












