Ucapan "Pikirkan akhirat" viral usai Bupati Sukoharjo terjaring OTT KPK

Ucapan "Pikirkan akhirat" viral usai Bupati Sukoharjo terjaring OTT KPK
 
TIPIKOR
Minggu, 12 Jul 2026  15:04

Jejak digital ucapan Bupati Sukoharjo Etik Suryani tentang ceramah harus memikirkan akhirat menjadi viral, setelah dirinya tersandung kasus korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

Bupati Etik Suryani meminta kepada masyarakat jangan terus memikirkan dunia.

"Hidup itu jangan selalu memikirkan dunia terus, tetapi harus memikirkan akhirat karena penting dalam menjalankan kehidupan," ujar Etik Suryani yang diunggah ulang akun Instagram @ohmeygatt, Minggu (12/7/2026).

Menurutnya, apa pun yang dilakukan selama hidup di dunia pasti akan ada pertanggung jawaban saat di akhirat nanti.

"Memikirkan akhirat itu sangat penting, kenapa? Karena kita itu bagian dari pertanggung jawaban terhadap diri kita selama di dunia dan di akhirat," jelasnya.

Unggahan dari akun tersebut langsung menuai reaksi dari beragam warganet.

"Langsung di kasih paham dengan ucapannya sendiri," tulis netizen.

"Ceramahnya cuma masuk kelunang buritt doank!" tulis netizen lagi.

"Mungkin uang korupsi itu lebih enak dari yang enak," tulis netizen.

"Mamam tuh ucapan," tulis netizen lainnya.

"Chuaks," tulis netizen.

Kemudian ada akun snc.suaranusantara yang mengupload video "ceramah" Etik Suryani tersebut. 

Sebagai informasi, Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring OTT KPK pada Kamis (9/7/2026). Dia diduga memeras pegawai di lingkungan Pemkab Sukoharjo senilai Rp 2,93 miliar.

Etik sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemkab Sukoharjo, bersama dua anak buahnya, yakni Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sukoharjo Richard Tri Handoko, dan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sukoharjo Tri Mulyo.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Suara Nusantara (@snc.suaranusantara)

TAG:
#ott bupati sukoharjo
#bupati sukoharjo
#kpk
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Tak terima ditegur terobos perlintasan KA, pemotor keroyok petugas
Jembrana Bali diguncang gempa dua kali malam ini
Pembalakan liar "berjamaah" di Sumurkondang, dari oknum petugas hingga oknum penggiat lingkungan hidup diduga terlibat
Yayasan Pendidikan Bina Jaya Sukses Gelar Pembukaan MPLS 2026
Banjir kritikan, DPR akui Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah tak diatur KUHAP
Indeks Berita