Teror bom SDN Srengseng Sawah, Jaksel, polisi kantongi identitas pelaku

Aparat kepolisian telah mengantongi identitas terduga pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Polisi kini memburu pelaku untuk dimintai pertanggungjawaban sekaligus mengungkap motif di balik aksi teror yang terjadi pada hari pertama masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan, proses penyelidikan masih terus dilakukan.
Polisi telah mengetahui identitas terduga pelaku, tetapi belum dapat mengungkapnya kepada publik karena masih dalam tahap pengejaran.
"Kami sudah mengantongi identifikasi terhadap terduga pelaku peneror, akan segera kami tangkap," kata Nurma.
Sementara itu, Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya masih melakukan penyisiran di seluruh area SDN Srengseng Sawah 15.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari ruang kelas, ruang guru, halaman sekolah, hingga area sekitar tanaman untuk memastikan tidak terdapat benda mencurigakan atau bahan peledak yang disembunyikan.
Selama proses sterilisasi berlangsung, area sekolah ditutup bagi pihak yang tidak berkepentingan.
Langkah tersebut dilakukan agar personel Gegana dapat menjalankan pemeriksaan secara maksimal dan memastikan keamanan seluruh lingkungan sekolah.
Hingga proses penyisiran berlangsung, polisi belum menemukan benda mencurigakan maupun bahan peledak di area sekolah.
Meski demikian, pemeriksaan tetap dilanjutkan untuk memastikan kondisi benar-benar aman sebelum kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.
Sebelumnya, pihak sekolah memulangkan seluruh siswa setelah seorang guru menerima pesan ancaman bom dari orang tidak dikenal melalui aplikasi WhatsApp.
Dalam pesan tersebut, pelaku mengancam akan meledakkan sekolah dan mengklaim telah menempatkan bom di 11 titik di lingkungan SDN Srengseng Sawah 15.
Ancaman tersebut membuat kegiatan MPLS hari pertama dihentikan. Polisi bersama Tim Gegana langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi sekaligus menyelidiki sumber pesan ancaman.












