Ukur Ulang Lahan Terkesan Bertele-tele, Pelapor Minta Oknum BPN Palembang Diperiksa.

Ukur Ulang Lahan Terkesan Bertele-tele, Pelapor Minta Oknum BPN Palembang Diperiksa.
Kantor BPN Kota Palembang.
SUMSEL
Kamis, 23 Mar 2023  15:53

Menurut Ratna JN, disertifikat  yang sudah dipecah ini, mau diukur ulang oleh penyidik, jadi terhambatnya penyidikan dikarenakan BPN diduga bertele-tele untuk mengukur ulang terlalu banyak alasan.

“Setahun yang lalu saya sudah bayar 8 persil itu, alasannya cuaca, dan jadi tidak bisa mengukur.

Oke saya bilang gak apa-apa, dikeluarkanlah oleh kepolisian Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), yang menyatakan BPN berjanji akan mengukur ulang kembali apabila cuaca sudah bagus,” terangnya.  

Setelah cuaca bagus, Ratna JN menambahkan, bertanya lagi langsung ke BPN, kapan pengukuran ulang yang sudah Ratna JN bayar itu, namun jawaban BPN “bu sudah dianggap hangus karena sudah lewat waktu, ibu harus bayar lagi katanya”.   

"Ya Allah kata saya kok saya harus bayar lagi, sementara yang sudah saya bayar 8 persil belum terlaksana, saya harus mengeluarkan duit lagi nih, demi untuk kepentingan penyidikan, oke saya bayar.

Namun pihak BPN beralasan lagi belum ditentukan Kepala Kantor (Kakan) belum ada koordinasinya dari BPN ke kepolisian.

Sementara dari staf khusus Wakil Menteri (Wamen) RPBN Kementerian Pertanahan sudah datang ke Palembang ke Kanwil Provinsi bertanya dengan Kanwil bertanya dengan Kakan, apakah letak tanah ibu Ratna Juwita Nasution atas nama Mansyur Bin Ibrahim letak titik koordinatnya disitu, betul jawaban Kanwil dan Kakan di video call lah dari Kementerian ke Kakan Kota, jawaban Kakan Kota apa?,

kami tinggal kordinasi dengan polisi, tapi ini sudah berlarut-larut. Nanti yang saya takuti ini hangus lagi untuk yang kedua kalinya. Ini sudah merugikan masyarakat, bayar terus-bayar terus.

Tapi tidak pernah dilaksanakan, timbul pertanyaan?, tujuan BPN ini apa?”, papar Ratna JN. 

<<
1
2
3
4
5
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita