Terkait Kasus Suap DJKA Kemenhub di Jawa Tengah, Sidang Perdana Bakal di Gelar Awal Bulan Juli 2023 Ini

Terkait Kasus Suap DJKA Kemenhub di Jawa Tengah, Sidang Perdana Bakal di Gelar Awal Bulan Juli 2023 Ini
Foto: Petugas KPK sedang melakukan penggeledahan. (Ilustrasi)
SOLO RAYA
Senin, 03 Jul 2023  12:51

SEMARANG - Berita terkini, Pengadilan Tipikor Semarang segera menyidangkan kasus suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di dua lokasi, yakni Jakarta dan Semarang. OTT tersebut berkaitan dengan proyek jalur kereta api di beberapa wilayah Jawa Tengah.

Pihak KPK menyebut, OTT di Semarang dan Jakarta terkait dugaan suap salah satunya proyek track out atau jalur kereta api Tegal, dalam OTT ini pihaknya telah menangkap sejumlah pihak. Salah satunya yakni pejabat Balai Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Jawa Tengah.

Baca juga: Diduga Selewengkan Tanah Kas Desa, Kades Gedongan Colomadu Karanganyar di Laporkan ke Kejari. Kini di Berhentikan Tidak Hormat dari Jabatannya

Selain pejabat DJKA Jawa Tengah, KPK juga menangkap pejabat pembuat komitmen (PPK) pengerjaan proyek perkeretaapian tersebut dan pihak swasta. Usai OTT dari sejumlah orang yang ditangkap itu segera dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan. 

Dalam perkembangan kasus, saat ini pada perkara tersebut oleh KPK baru melimpahkan berkas rekanan DJKA yakni Direktur PT Istana Putra Agung (IPA) Dion Renato Sugiarto. 

Pada perkara itu, Dion merupakan penyuap DJKA Kemenhub untuk merekayasa lelang pemeliharaan jalur kereta api pada anggaran 2018-2022.

Sementara itu, Juru bicara PN Semarang, Aris B Langgeng membenarkan jika berkas perkara itu dilimpahkan ke PN Semarang oleh KPK dan resmi telah teregister sejak Rabu (21/6/2023) kemarin. 

Baca juga: Kasus Dugaan Gratifikasi KONI 2022, Kejari Kudus Bakal Periksa Beberapa Atlet

"Ada tiga berkas yang telah dilimpahkan yakni nomor 37, 38 dan 39. Lalu pada perkara itu, majelis pemeriksa telah ditentukan waktu sidang perdana yakni hari Senin (3/7/2023) ini."" tandasnya. (*)

Formasi Indonesia Satu Jaro Ade
TAG:
Kasus
Suap
DJKA
Jateng
Berita Terkait
Selengkapnya