Pemkab Tangerang terapkan sekolah Hybrid pada tahun ajaran 2023/2024

Pemkab Tangerang terapkan sekolah Hybrid pada tahun ajaran 2023/2024
Foto: kadisdik Pemkab Tangerang Dadan Gandana
BANTEN
Sabtu, 24 Jun 2023  08:48


Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan akan menerapkan sekolah Hybrid pada tahun ajaran 2023/2024, Sekolah Hybrid atau Hybrid learning adalah metode pembelajaran yang menggabungkan atau mengkombinasikan antara pembelajaran daring dengan pembelajaran tatap muka (PTM).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana,mengatakan” penerapan sekolah hybrid pada tahun ajaran 2023 akan dimulai di tingkat SMP kelas 7 pada semester kedua , sedangkan pada semester pertama, sistem pembelajaran masih seperti biasa,"
Tambahnya lagi, "Ketika kelas 8 mereka baru full Hybrid, kemudian pada kelas 9 nanti Hybrid learning hanya dterapkan di semester 1 saja. Sebab, pada semester 2 akan dipertajam untuk pelaksanaan UAS”.

Dadan juga menyebut Pemkab Tangerang akan melakukan uji coba sekolah Hybrid pada 10 SMPN di Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Pria obesitas dengan bobot 260 kilogram asal Ciledug Kota Tangerang meninggal dunia

"Uji coba tersebut akan dilakukan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kabupaten Tangerang Tahun Pelajaran 2023/2024," ucapnya.
Namun demikian, Dinas Pendidikan masih melakukan pengkajian mengenai sekolah yang akan ditetapkan menjadi pelaksana sekolah Hybrid diantara 10 SMPN yang ada di Kabupaten Tangerang.

"Intinya penerapannya nanti ditahun ajaran baru khusus untuk sekolah yang masih dua shift (pagi dan sore)," ujarnya.

Ia juga menjelaskan, sekolah hybrid ini merupakan salah suatu inovasi yang digagas Pemkab Tangerang dalam menyikapi persoalan penyerapan siswa di jenjang SMP Negeri.

Kebijakan itu diambil karena SMP Negeri di Kabupaten Tangerang hanya menyerap kurang lebih 48 persen siswa lulusan SD yang ingin melanjutkan ke jenjang SMP Negeri.

Baca juga: PPDB tingkat SMP Negeri akan dibuka 26 Juni 2023

Dia mengungkapkan, dari sistem pembelajaran Hybrid ini akan terdapat fitur yang dapat memantau aktifitas siswa jika mereka meninggalkan proses pembelajaran.

"Jadi nanti siswa akan terpantau dari sistem pembelajaran ini, jika siswa meninggalkan materi siswa tersebut tidak bisa lanjut ke materi berikutnya," tandasnya.(JM/A1)

Hal:
1
2
Berikutnya
Formasi Indonesia Satu Jaro Ade
TAG:
Pendidikan Di Pemkab Tangerang
Berita Terkait
Selengkapnya