Bukan Gertak Sambel Pasca Truk Jumbo Maut, Pemkot Palembang dan Kemenhub Sepakati Penggunaan Terminal Karya Jaya untuk Truk ODOL
Dengan restu dari Kemenhub, Ratu Dewa berkomitmen untuk segera melakukan tindakan nyata yang melibatkan semua pihak terkait.
"Yang penting kita sudah mendapat restu dari pemerintah pusat, dan akan langsung kita tindaklanjuti, terutama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, untuk segera melaksanakannya," tegas Ratu Dewa.
Permasalahan truk ODOL bukanlah hal baru di Kota Palembang. Ratu Dewa menyatakan bahwa masalah ini sudah mengakar lama dan salah satu penyebabnya adalah birokrasi yang terlalu panjang.
Oleh karena itu, ia langsung berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan untuk mencari solusi cepat.
Untuk jangka panjang, Ratu Dewa menyebutkan bahwa Pemkot Palembang memiliki program-program strategis seperti pembangunan jalan lingkar dan hibah untuk pembuatan kantong-kantong parkir khusus truk ODOL.
"Sehingga kedepannya tidak lagi terjadi insiden kecelakaan dan kemacetan," tegasnya.
Terkait dengan banyaknya sopir truk yang masih melanggar aturan, Ratu Dewa menekankan perlunya optimalisasi pengawasan oleh petugas Dishub dan pihak kepolisian.

Kadishub Kota Palembang, Afrizal Hasyim, menjelaskan bahwa kantong parkir sebelumnya hanya mampu menampung 50 truk ODOL, sehingga kawasan Terminal Karya Jaya menjadi solusi yang lebih ideal.


