Advertisement

Budaya Lapor Melapor, Itulah Perusak Demokrasi yang Sebenarnya

NASIONAL
Senin, 25 Mar 2024  01:13
Budaya Lapor Melapor, Itulah Perusak Demokrasi yang Sebenarnya
Foto: Rocky Gerung didampingi penasihat hukumnya memberikan keterangan kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan permintaan klarifikasi di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (13/9/2023).

Saat heboh kasus "baj***an t**ol" yang menyeret Rocky Gerung itu saya menolak melibatkan diri baik untuk mengecam maupun dalam hiruk pikuk pelaporan Rocky Gerung ke polisi.

Alasan saya, setelah saya pelajari konteksnya, ucapan Rocky Gerung itu adalah opini (pendapat), dan di negeri yang demokrasinya belum dewasa seperti Indonesia ini sangat berbahaya jika opini dipolisikan. Opini harus dilawan dengan opini, bukan dengan pelaporan ke polisi.

Saya sama sekali bukan pengikut Rocky Gerung, tapi saya mengagumi keberaniannya menyampaikan opini, yang kebanyakan berbasis prasangka yang dia sebut logika lalu oleh pengikutnya dianggap sebagai kebenaran itu. Selain soal "kitab suci itu fiksi", saya lebih banyak tidak sependapat dengannya (khusus soal "kitab suci itu fiksi" saya 1000 persen setuju dengan Rocky Gerung).

Baca juga: Airlangga: Esensi Bulan Suci Ramadhan untuk Menjadi Orang Bertaqwa

Namun saya juga harus obyektif, bahwa sebagai seorang -apa yang disebut- intelektual, Rocky Gerung dan siapapun harus mendapat tempat luas di alam demokrasi untuk menyampaikan pendapatnya tanpa perlu dihantui kekhawatiran atau rasa takut akan dipolisikan. 

Adagium "saya tidak setuju dengan pendapat anda, tapi akan saya bela sampai mati hak anda untuk menyampaikan pendapat", mestinya selalu menjadi prinsip yang selalu dipegang teguh seorang demokrat (bukan anggota partai demokrat lho ya) sejati.

Rocky, sama dengan Aiman Wicaksono, saya katakan bernssib sial, karena mereka dikasuskan sebelum diundangkannya UU ITE yang baru, yang  ditanda tangani Presiden Jokowi di awal tahun 2024 ini.

Revisi UU ITE itu luput dari perhatian publik karena tenggelam dalam hiruk pikuk kampanye, padahal dalam revisi UU ITE terdapat poin penting yang signifikan untuk penguatan demokrasi, yaitu pasal pencemaran nama baik yang berubah menjadi delik aduan absolut dan pasal itu tidak bisa diberlakukan apabila ditujukan bagi kepentingan publik.

Baca juga: Beban Membuktikan itu Ada Pada yang Mengatakan "Ada"

Jokowi menanda tangani revisi UU tersebut di tengah tudingan perusak demokrasi oleh kelompok pembecinya.

Berbeda dengan Rocky dan Aiman, Butet yang dilaporkan salah satu organ relawan bernasib lebih baik karena dia dilaporkan setelah diberlakukannya revisi UU tersebut, sehingga laporan langsung ditolak oleh polisi. Delik aduan absolut artinya harus yang bersangkutan sendiri yang melapor, sehingga ketika Jokowi tidak melapor sendiri, laporan oleh siapapun tidak berlaku.

1
2
Berikutnya
TAG:
aliansi
uu ite
pers
demokrasi
formasi indonesia satu
Formasi Indonesia Satu
H Ridwan Mukti
Jaro Ade

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

H+5 Libur Lebaran, Polres Musi Rawas Tetap Siaga di Objek Wisata Padat Pengunjung

Sumsel   Senin, 15 Apr 2024  11:01

Kisah Pilu Kecelakaan Bus Rosalia Indah, Ayah-ibunya jadi Korban, Balita 1 Tahun jadi Yatim..

Daerah   Senin, 15 Apr 2024  07:57

Ditlantas Polda Sumsel Tunda Perjalanan 80 Kendaraan Angkutan Barang Sumbu Tiga Keatas

Sumsel   Senin, 15 Apr 2024  07:23

KSAL: Bentrokan Anggota TNI AL dan Brimob di Sorong Berakhir Damai

Hankam   Senin, 15 Apr 2024  06:50

DPAD Kota Tangerang Ramaikan Ramadan dengan Pelayanan Mobil Perpustakaan Keliling "Ngabuburead"..

Banten   Minggu, 14 Apr 2024  22:34

Wisata Kuliner di Kota tangerang yang wajib di coba

BANTEN   Minggu, 14 Apr 2024  21:12

H+4 Lebaran Warga Kota Tangerang datangi tempat perbelanjaan di kota Tangerang

BANTEN   Minggu, 14 Apr 2024  21:01

Terus Didalami Penyebab Bentrok Anggota TNI AL dan Brimob di Pelabuhan Sorong

HANKAM   Minggu, 14 Apr 2024  20:36

Warga Keramasan Sampai Sekarang Masih Menanti Janji Bedah Rumah, cerita sedih penuh harap nenek..

SUMSEL   Minggu, 14 Apr 2024  20:17

Parahnya Pungli Parkir di Masjid Raya Al-Jabbar, Bandung

JABAR   Minggu, 14 Apr 2024  18:02

Baru Terungkap, Suami Bunuh Istri dan Dikubur di Rumah Sejak 2018

HUKUM   Minggu, 14 Apr 2024  17:19

Aksi Tak Terpuji Penumpang Mobil Berpelat F Ini Dirujak Netizen hingga Dikecam Ridwan Kamil..

JABAR   Minggu, 14 Apr 2024  13:44

Korban Tewas Kecelakaan Bus Rosalia Indah Bertambah Jadi 8 Orang

DAERAH   Minggu, 14 Apr 2024  13:13

Dihujat Usai Lepas Jilbab, Zara Tetap Santai

GAYA HIDUP   Minggu, 14 Apr 2024  12:32

Antisipasi Resiko `Contraflow` Malam Hari, Polri Tambah Lampu Penerangan Pembatas

NASIONAL   Minggu, 14 Apr 2024  11:50

Aksi Heroik Polisi Selamatkan Bayi dalam Kecelakaan di Tol Cipali

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  17:54

Puluhan Balon Udara Hiasi Langit Cerah Pekalongan

DAERAH   Sabtu, 13 Apr 2024  14:52

Pemudik Diminta Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  12:22

Menhub Desak Polri Razia Travel Ilegal

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  06:35

Bus Tayo dan Si Benteng jadi pilihan liburan Lebaran keliling Kota Tangerang

BANTEN   Jumat, 12 Apr 2024  21:27

Sopir Bus Rosalia Indah yang Sebabkan Kecelakaan Maut, Ditahan

DAERAH   Jumat, 12 Apr 2024  21:13

Diduga dihina Saat Terjadi Lakalantas, Irda Mardalena Lapor Polisi

SUMSEL   Jumat, 12 Apr 2024  17:19

Menhub Cek Pergerakan Penumpang dan Pesawat pada Arus Balik di Bandara Soekarno-Hatta

BANTEN   Jumat, 12 Apr 2024  16:12

Mudik Lebaran 2024: 254 Peristiwa Kecelakaan dan 45 Korban Tewas

NASIONAL   Jumat, 12 Apr 2024  13:30

Pelantikan 186 Pejabat di Musi Rawas Menimbulkan Kontroversi

SUMSEL   Jumat, 12 Apr 2024  11:49
Selengkapnya
Bagikan Facebook
Bagikan X
Bagikan Whatsapp
Bagikan Telegram
Copy Link