Asal mula orang Bulukumba berdomisili dan melakukan kegiatan Budidaya Tambak di Konawe
Catatan:
Sampai hari ini kami masih berkewajiban memberikan pembinaan kepada masyarakat Desa Hukaea di Batu Gong di mana menurut pencatatan kami dalam buku penduduk adalah sebagai berikut:
- Jumlah KK 16 orang
- Jumlah wajib pilih 35 orang
- Jumlah jiwa 78 orang
Kami tetap bersedia untuk melayaninya apabila selesai Pemilu 1987 ada yang bersedia pindah dari Desa Hukaea ke mana pun saja."
Nah itulah bunyi surat dari seorang Kepala Desa Hukaea yang bernama Fattah Ibrahim pada masa itu.
Kemudian pada tahun sekitar 1989 hingga tahun 1990 masyarakat semakin berkembang karena menyusulnya warga dan keluarga lain langsung dari Bulukumba melalui rute perjalanan penyeberangan Bajoe-Kolaka hingga tiba di Konawe, sehingga di tempat tujuan tersebut mereka masing-masing melakukan upaya perolehan pemilikan lokasi tanah tambak/empang dengan cara membeli kepada pribumi.


