Asal mula orang Bulukumba berdomisili dan melakukan kegiatan Budidaya Tambak di Konawe
Sehingga salah seorang atas nama kepala rombongan masyarakat Bulukumba yakni Sahid dengan sigap berinisiatif untuk bernegosiasi kepada pemerintah wilayah setempat yang terkait dalam hal ini MUSPIKA yang terdiri dari Camat, Kapolsek dan Koramil untuk melakukan permohonan yang kendatipun dalam jangka waktu singkat berhasil diberikan dan dikabulkan untuk melaksanakan tugas penting terhadap tindakan pemenuhan aturan sesuai ketentuan yang berlaku dan sebagai syarat utama untuk diterimanya rombongan orang Bulukumba pada masa itu.
Maka ke esokan harinya Saudara Sahid bergegas kembali melakukan perjalanan menuju Desa Hukae untuk menghubungi dan menghadap langsung ke pemerintah asal setempat di Desa Hukaea untuk mendapatkan Surat Keterangan Pindah. Dan upaya yang dilakukan oleh Saudara Sahid ternyata bisa membuahkan hasil dengan memperoleh SKP tersebut walaupun sempat mendapatkan kritik dan teguran dari seorang atasan pemerintah setempat, namun dengan kesan bukan teguran yang bersifat antara pemerintah dengan masyarakat melainkan kesan nasehat antara orang tua dengan anak.
Adapun bunyi penyampaian surat yang dimaksud dan ditujukan untuk disampaikan kepada seluruh rombongan orang Bulukumba tersebut adalah sebagai berikut:
"Sangat pribadi."
Tembe, 14 April 1987.
Pro
Yth kecintaan para warga dan keluarga besar masyarakat Desa hukaea di mana saja berada.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pertama-tama disampaikan bahwa sewaktu tertulis suratku ini kami sekeluarga bersama warga dan keluarga besar masyarakat Desa Hukaea di tembe masih tetap dalam keadaan sehat-sehat walafiat berkat lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga warga dan keluarga masyarakat Desa Hukaea di Batu Gong demikian pula adanya bahkan kami harapkan dan mendoakan agar melebihinya Insya Allah.


