Open BO berujung pemerasan, ASN BPN tewas jatuh dari lantai 12
Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pemerasan saat memesan layanan kencan daring (open BO) di sebuah apartemen di Kota Medan. Korban ditemukan tewas usai terjatuh dari balkon lantai 12 Apartemen Skyview pada Jumat (10/7/2026) dini hari.
Dalam penyelidikan kasus tersebut, Polrestabes Medan telah menetapkan dua perempuan berinisial FR (31) dan JS (29) sebagai tersangka.
Keduanya diduga melakukan intimidasi dan pemerasan terhadap korban hingga berujung pada peristiwa tragis tersebut.
Peristiwa bermula sekitar pukul 03.30 WIB ketika korban memesan layanan melalui aplikasi kencan daring. Korban awalnya memilih FR, namun saat bertemu, FR datang bersama rekannya, JS.
Karena wajah FR disebut tidak sesuai dengan foto yang ditampilkan di aplikasi, korban membatalkan pesanan tersebut dan memilih menggunakan jasa JS.
Korban kemudian membayar biaya pembatalan kepada FR sebesar Rp500 ribu serta membayar tarif layanan JS senilai Rp850 ribu.
Setelah korban dan JS berada di dalam kamar apartemen, situasi berubah ketika korban diduga meminta layanan tambahan.
JS kemudian memanggil FR masuk ke dalam kamar. Kedua perempuan itu diduga mulai menekan korban agar memberikan uang tambahan sebesar Rp4,5 juta.
Mereka juga meminta korban memperlihatkan saldo rekeningnya sebagai bukti bahwa masih memiliki uang.


