Solo Raya

Direncanakan Sebagai Sentra Batik Tahun Ini, Tapi Bisnis Esek-esek Terselubung dan Perjudian di Pasar Joko Tingkir Sragen Tak Kunjung Bersih

Direncanakan Sebagai Sentra Batik Tahun Ini, Tapi Bisnis Esek-esek Terselubung dan Perjudian di Pasar Joko Tingkir Sragen Tak Kunjung Bersih
Foto: Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (Dok)
Kamis, 19 Jan 2023  10:01   |   Dibaca: 272

SRAGEN – Seputar penyakit masyarakat khususnya judi ini memang tak kunjung redam diwilayah Kabupaten Sragen, tak hanya bisnis esek-esek saja, bahkan terkait judi baik dari cap jikia sampai judi online masih merajalela.

Padahal oleh pihak Pemkab Sragen sendiri, dari lokasi Pasar Joko Tingkir yang lama rencananya tahun ini juga akan dibangun dan revitalisasi sebagai sentra batik di Kabupaten Sragen nantinya. Namun berbagai aktifitas yang berbau menyimpang tersebut masih dilakukan beberapa oknum yang tak mematuhi aturan hukum dan beberapa larangan keras yang selama ini dihimbaukan.

Informasi yang dihimpun, lingkup yang baru-baru saja digeberkan Pemkab untuk kemajuan di Bumi Sukowati, dari Pasar Sukowati yang merupakan gabungan dari Pasar Nglangon, Pasar Joko Tingkir dan kios Batuar. Kasak kusuk yang beredar ternyata beberapa stigma negatif diarea tersebut diam-diam masih berjalan bisnis gelap yang terselubung.

Terkait aktivitas negatif baik esek-esek sampai perjudian dilokasi itu seolah menjadi tamparan bagi kepolisian dan Pemkab Sragen. Bahwasanya, Kapolri sendiri sudah tegas meminta semua lini kepolisian hingga bawah untuk memberantas segala bentuk perjudian.

Disisi lain, Pemkab Sragen sendiri selama ini sudah berupaya membersihkan stigma negatif dengan membangun Pasar Terpadu Sukowati yang baru selesai dibangun awal bulan ini. 

Hal inipun langsung terdengar dan ditanggapi langsung Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Dia menyampaikan kawasan tersebut nantinya akan dijadikan sebagai sentra batik, selain itu juga bakal menjadi kawasan terbuka hijau.

Dengan tujuan itupun juga berdampak positif sehingga kawasan Nglangon tersebut akan terbebas dari stigma negatif baik dari esek-esek sampai perjudian.

Bupati Sragen Yuni juga mengeluhkan soal lingkungan Pasar Joko Tingkir, Nglangon, Karangtengah, Sragen, dimana masih dipakai untuk kegiatan terselubung utamanya perjudian jenis capjikia. 

Dibenarkan pula, perihal revitalisasi Pasar Joko Tingkir itu didasari pada faktor masih adanya praktik esek-esek di lingkungan pasar hingga soal maraknya perjudian.

“Memang kemarin saya mendapatkan kabar, tidak hanya aktivitas bisnis negatif esek-esek atau prostitusi saja. Malahan ini ditambah lagi dengan jelas adanya permainan judi capjikia di dalam pasar Joko Tingkir itu. Saya harap aparat kepolisian bisa tegas memberantas judi. Disisi lain, pasar itu nantinya bakal kami bangun sebagai sentra batik,” terangnya.

Tambah Bupati Sragen, terkait pembangunan Pasar Joko Tingkir yang bakal dijadikan sentra batik itu akan dimulai setelah pedagang lama nantinya boyongan pindah ke Pasar Sukowati yang direncanakan bulan depan.

Sementara pihak dinas pun sudah di dorong untuk mempercepat prosesnya lelang dan sebagainya agar tidak adanya keterlambatan dikemudian hari.

“Tolong teman-teman Polres agar diberantas judi itu. Jangan sampai nanti pas pembangunan pasar dimulai malahan masih ada transaksi negatif dan perjudian di situ. Mudah-mudahan kawasan itu akan kita buat ruang terbuka hijau." tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama juga merespon dan mengaku siap menindaklanjuti keluhan adanya aktifitas negatif khususnya transaksi perjudian terselubung di Pasar Joko Tingkir tersebut.

“Kita mendukung sepenuhnya program pemkab. Setelah pasar direvitalisasi, kita harus menjaga bersama jangan sampai penyakit masyarakat tumbuh lagi di lokasi tersebut,” tegasnya.

Kapolres Sragen Pieter berencana juga menggandeng Polisi Pamong Praja untuk aktif meningkatkan kegiatan patroli bersama, hal itu guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Pengamanan pasar, Polisi PP juga harus aktif patroli dan cek kondisi di dalam pasar. Dari sisi kami, saat ada info terkait judi, tentu akan kami lakukan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku,” imbuhnya. (*)

 


Editor: Awi

TAG:
Berita Terkait
Fokus
Populer
Populer
Tabloid Media Aliansi Indonesia
<