Direncanakan Sebagai Sentra Batik Tahun Ini, Tapi Bisnis Esek-esek Terselubung dan Perjudian di Pasar Joko Tingkir Sragen Tak Kunjung Bersih

Direncanakan Sebagai Sentra Batik Tahun Ini, Tapi Bisnis Esek-esek Terselubung dan Perjudian di Pasar Joko Tingkir Sragen Tak Kunjung Bersih
Foto: Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (Dok)
SOLO RAYA
Kamis, 19 Jan 2023  10:01

SRAGEN – Seputar penyakit masyarakat khususnya judi ini memang tak kunjung redam diwilayah Kabupaten Sragen, tak hanya bisnis esek-esek saja, bahkan terkait judi baik dari cap jikia sampai judi online masih merajalela.

Padahal oleh pihak Pemkab Sragen sendiri, dari lokasi Pasar Joko Tingkir yang lama rencananya tahun ini juga akan dibangun dan revitalisasi sebagai sentra batik di Kabupaten Sragen nantinya. Namun berbagai aktifitas yang berbau menyimpang tersebut masih dilakukan beberapa oknum yang tak mematuhi aturan hukum dan beberapa larangan keras yang selama ini dihimbaukan.

Informasi yang dihimpun, lingkup yang baru-baru saja digeberkan Pemkab untuk kemajuan di Bumi Sukowati, dari Pasar Sukowati yang merupakan gabungan dari Pasar Nglangon, Pasar Joko Tingkir dan kios Batuar. Kasak kusuk yang beredar ternyata beberapa stigma negatif diarea tersebut diam-diam masih berjalan bisnis gelap yang terselubung.

Baca juga: Temukan Sejumlah Kejanggalan, Sosialisasi Kenaikan PBB di Kabupaten Sragen Disebut Tidak Transparan

Terkait aktivitas negatif baik esek-esek sampai perjudian dilokasi itu seolah menjadi tamparan bagi kepolisian dan Pemkab Sragen. Bahwasanya, Kapolri sendiri sudah tegas meminta semua lini kepolisian hingga bawah untuk memberantas segala bentuk perjudian.

Disisi lain, Pemkab Sragen sendiri selama ini sudah berupaya membersihkan stigma negatif dengan membangun Pasar Terpadu Sukowati yang baru selesai dibangun awal bulan ini. 

Hal inipun langsung terdengar dan ditanggapi langsung Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Dia menyampaikan kawasan tersebut nantinya akan dijadikan sebagai sentra batik, selain itu juga bakal menjadi kawasan terbuka hijau.

Dengan tujuan itupun juga berdampak positif sehingga kawasan Nglangon tersebut akan terbebas dari stigma negatif baik dari esek-esek sampai perjudian.

Baca juga: Rugikan Sejumlah Pihak, Warga Keluhkan Penataan Parkir dan Sirkulasi Pengunjung Museum Sangiran Sragen

Bupati Sragen Yuni juga mengeluhkan soal lingkungan Pasar Joko Tingkir, Nglangon, Karangtengah, Sragen, dimana masih dipakai untuk kegiatan terselubung utamanya perjudian jenis capjikia. 

Dibenarkan pula, perihal revitalisasi Pasar Joko Tingkir itu didasari pada faktor masih adanya praktik esek-esek di lingkungan pasar hingga soal maraknya perjudian.

Hal:
1
2
3
Berikutnya
Formasi Indonesia Satu Jaro Ade
TAG:
Esek-esek
Perjudian
Pasar Joko tingkir
Sragen
Berita Terkait
Selengkapnya