Wabah Campak Tewaskan 17 Anak di Sumenep, Pemerintah Gelar Vaksinasi Massal

Wabah Campak Tewaskan 17 Anak di Sumenep, Pemerintah Gelar Vaksinasi Massal
Foto: Ilustrasi imunisasi.
KESEHATAN
Rabu, 27 Agu 2025  15:42

Ratusan anak di Sumenep, Jawa Timur, mengantre untuk mendapatkan vaksin campak gratis pada Senin (25/8/2025), saat pemerintah setempat meluncurkan kampanye vaksinasi massal menyusul wabah yang telah menewaskan 17 anak.

Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, lebih dari 2.000 anak terinfeksi campak di Jawa Timur dalam delapan bulan terakhir.

Dari 17 korban meninggal, 16 tidak pernah diimunisasi dan satu tidak menyelesaikan dosis vaksin. Sebanyak 16 kematian tercatat di Kabupaten Sumenep.

Pemerintah menargetkan 78.000 anak berusia 9 bulan hingga 6 tahun untuk menerima vaksinasi di Sumenep.

Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim menegaskan pentingnya dukungan masyarakat agar cakupan imunisasi meningkat.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar imunisasi campak serentak.

Sedikitnya 9.825 dosis vaksin campak disiapkan dari Kementerian Kesehatan, ditambah bantuan vitamin A dari Pemprov Jatim.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan program imunisasi ini menyasar 95% anak di Sumenep.

Imunisasi berlangsung mulai 25 Agustus hingga 14 September 2025.

Untuk memaksimalkan program, Pemprov Jatim juga mendapat dukungan tenaga kesehatan dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Tim medis dan paramedis Unair diterjunkan untuk membantu mempercepat proses vaksinasi di berbagai wilayah, termasuk daerah yang sulit dijangkau.

Khofifah menegaskan, imunisasi tidak hanya difokuskan di wilayah kota, tetapi juga menjangkau pelosok.

“Imunisasi campak digelar serentak di Sumenep. Sedikitnya 9.825 vaksin disiapkan dari Kementerian Kesehatan, ditambah bantuan vitamin A dari Pemprov Jatim. Universitas Airlangga juga mengirim tim tenaga kesehatan, baik medis maupun paramedis. Vaksinasi harus menjangkau daerah yang belum terlayani, agar seluruh anak di Sumenep bisa mendapat imunisasi maupun booster campak,” ujar Khofifah, Selasa (26/8/2025).

Pemprov Jatim menargetkan 95% anak di Sumenep mendapatkan vaksinasi campak. Program ini digencarkan menyusul tingginya kasus campak di Sumenep. Sebelumnya, tercatat lebih dari 2.000 kasus campak dengan 17 anak meninggal dunia.

Dengan adanya imunisasi massal, pemerintah berharap penyebaran penyakit campak bisa ditekan, sekaligus mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

TAG:
#wabah
#campak
#sumenep
#madura
#jatim
Berita Terkait
Diduga Selewengkan Gaji Aparat, Pj. Desa Batu putih Tak Peka Kebutuhan Warganya
Diduga Selewengkan Gaji Aparat, Pj. Desa Batu putih Tak Peka Kebutuhan Warganya
Diduga Selewengkan Gaji Aparat, Pj. Desa Batu putih Tak Peka Kebutuhan Warganya
Diduga Selewengkan Gaji Aparat, Pj. Desa Batu putih Tak Peka Kebutuhan Warganya
Rekomendasi
1
2
3
Kapolsek cigudeg di hari Jum'at Berkah Bagikan bubur kacang ijo dan roti sebanyak 300
Tim Sukses Mengaku Terlupakan, Dugaan Politik Uang Warnai Pemenangan Caleg DPRD Banyuasin
Keluarga besar Bantar karet, Semangat Berbagi di Idul Adha, Salurkan 11 Ekor Kurban
Polsek cigudeg di hari Idul Adha penyerahan dua Hewan Kurban 
Kapolsek Megamendung Bersama  Anggota Beri Pelayanan Yang Terbaik Kepada Masyarakat Dalam Pengamanan Sholat Idul Adha 1447 H /2026M
Indeks Berita