LAI Santai Tanggapi Surat Paguyuban Orang Jawa Perantauan “Ojo Dumeh” yang Viral

 
Rabu, 15 Jul 2020  22:44

Lantas tentang tudingan makar atau negara di dalam negara, itu asumsi yang sangat ngawur.

“Motto LAI jelas, salah satunya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di kantor pusat juga jelas, Rumah Rakyat Aliansi Indonesia untuk kepentingan bangsa dan negara. NU punya Anshor dan Banser, Muhammadiyah punya Kokam, parpol-parpol punya underbow kepemudaan. Lha kalau LAI punya Basus D88 dibilang negara dalam negara, ya ngawur poll,” Safei terbahak.

Ditanya tentang apakah LAI akan membawa masalah ini ke ranah hukum, Safei mengatakan tidak perlu.

“Untuk saat ini tidak atau belum perlu. Itu hanya riak-riak kecil, ngapain juga LAI ngasih panggung ke mereka?” kata dia.

Safei juga meminta pengurus DPD Lampung tetap tenang dan fokus dengan apa yang telah diprogramkan.

Kepada paguyubannya Safei menyampaikan agar sebelum melakukan sesuatu itu fahami permasalahannya terlebih dahulu dengan baik, lakukan investigasi dan perluas wawasan. agar tidak justru mempermalukan diri sendiri.

“Kata orang Jawa ‘dolanmu kurang adoh, bro’ (mainmu kurang jauh – red),” pungkasnya.

Berita Terkait
Selengkapnya