Yai Mim, kronologi kasus dari konflik parkir hingga meninggal dunia
Ia ditempatkan di ruang tahanan nomor 4 tanpa penghuni lain. Penahanan dilakukan dengan pertimbangan ancaman hukuman di atas 10 tahun serta adanya laporan keresahan dari masyarakat.
Selama proses hukum berlangsung, Yai Mim diketahui bersikap kooperatif. Ia juga sempat menyatakan kesiapannya menjalani konsekuensi hukum.
“Kalau Yai Mim dinyatakan bersalah, silakan dipenjara. Saya siap dipenjara kapan saja jika memang bersalah,” ucapnya.
Kronologi meninggal dunia saat pemeriksaan
Memasuki April 2026, Yai Mim masih menjalani proses hukum sebagai tahanan. Hingga pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 13.45 WIB, ia dilaporkan meninggal dunia.
Peristiwa terjadi saat Yai Mim hendak dibawa menuju ruang penyidik Satreskrim. Saat berjalan keluar dari sel tahanan, ia tiba-tiba terjatuh dan dalam kondisi lemas.
“Saat berjalan dibawa ke Satreskrim untuk diperiksa, Yai Mim tiba-tiba jatuh dan lemas. Petugas langsung membawa ke rumah sakit, tetapi tidak tertolong,” kata Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman.
Petugas kemudian segera mengevakuasi Yai Mim ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Namun, tim medis menyatakan ia telah meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Pihak kepolisian menyebut tidak ada indikasi gangguan kesehatan sebelum kejadian. Pada pagi hari sebelum pemeriksaan, tim medis internal telah melakukan pengecekan rutin dengan hasil tekanan darah normal 110/80 dan tanpa keluhan kesehatan selama masa penahanan.