Penganiayaan Nenek Curi 5 Kg Bawang Menuai Kecaman Warga

Penganiayaan Nenek Curi 5 Kg Bawang Menuai Kecaman Warga
Seorang nenek berlumuran darah setelah dipukul karena diduga mencuri bawang putih seberat 5 kilogram di sebuah kios di Pasar Kebon Agung, Boyolali. (Istimewa)
SOLO RAYA
Sabtu, 10 Mei 2025  15:48

“Kita tahu kehidupan sekarang lagi sulit, mungkin akan lebih baik kalau nenek-neneknya ditanya baik-baik, kenapa mencuri gitu, apa kebutuhannya. Jangan main hakim sendiri, karena kehidupan orang lain seperti apa? Kesusahannya dihadapi seperti apa?” ujar Ain.

Menurut Kiki, warga Jakarta, aksi main hakim sendiri harus dihentikan di Indonesia. Jika ada seseorang yang misalnya ketahuan mencuri, maka harus segera diserahkan ke aparat penegak hukum.

“Kalau memang dia terbukti sebaiknya diserahkan saja ke aparat yang terkait gitu nanti diproses seperti apa, daripada nanti takutnya enggak terbukti kan kasihan juga,” ujarnya.

Diketahui, nenek SA diniaya karena mencuri 5 kilogram bawang putih di Pasar Kebon Agung, Mangunrejo, Boyolali pada Rabu (7/5/2025). Nenek itu terpaksa curi bawang karena butuh uang hidup dan terlilit utang.

Kejadian bermula saat seorang pemilik kios di pasar tersebut kehilangan bawang putih 5 kilogram. Kemudian suami sang pemilik kios mengejar si nenek dan menyerahkan ke pos petugas keamanan pasar. 

Saat itulah sang nenek yang dituduh curi bawang itu dianiaya hingga berdarah-darah. Kejadian penganiayaan itu kemudian viral di media sosial dan menuai kecaman warganet.

<<
1
2
Tampilkan Semua
TAG:
#pencurian
#penganiayaan
#boyolali
#jateng
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita