Advertisement

Pegi bebas, 7 terpidana kasus Vina polisikan Aep dan Dede atas dugaan kesaksian palsu

HUKUM
Rabu, 10 Jul 2024  15:55
Pegi bebas, 7 terpidana kasus Vina polisikan Aep dan Dede atas dugaan kesaksian palsu
Foto: Dedi Mulyadi bersama kuasa hukum terpidana kasus Vina Cirebon.

Pasca bebasnya Pegi Setiawan, tim kuasa hukum tujuh terpidana kasus pembunuhan Revina Dewi Arsita alias Vina dan kekasihnya di Cirebon mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. 

Didampingi Politikus Gerindra Dedi Mulyadi, mereka melaporkan Aep dan Dede karena dianggap memberikan keterangan palsu selama persidangan digelar.

Dedi mengatakan, kesaksian Aep dan Dede dianggap pemicu 7 terpidana divonis seumur hidup. Dia menyakini 7 orang tersebut bukanlah pelaku sesungguhnya.

Baca juga:
Penyambutan Pegi dimanfaatkan copet, HP dua wartawan dan dompet adik Pegi lenyap
Bebas dari tahanan, Pegi Setiawan berterimakasih kepada wartawan, Jokowi dan Prabowo

"Kita berangkat dari keyakinan bahwa tujuh terpidana yang hari ini masih mendekam di penjara dengan vonis penjara seumur hidup, bahwa mereka tidak melakukan perbuatan pidana dengan tuduhan pembunuhan dan pemerkosaan dan mereka masuk ke penjara itu karena salah satunya ada kesaksian yang disampaikan oleh Aep dan Dede," kata Dedi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2024).

Laporan ini dibuat agar Polri menguji kesaksian Aep dan Dede. Sehingga bisa didapati fakta hukum kebeneran akan kesaksian tersebut.

Advertisement Jaro Ade

"Ini adalah bagian dari cara kita membebaskan tujuh terpidana yang hari ini masih mendekam di penjara, setelah Pegi Setiawan terbebas melalui putusan praperadilan di Pengadilan Neger Bandung," imbuhnya.

Dedi mengaku sudah bertemu langsung dengan 7 terpidana yang tengah menjalani penahanan di Cirebon. Dia menyoroti salah satu terpidana bernama Rifaldi dihukum karena kasus kepemilikan senjata tajam bukan pembunuhan.

Baca juga:
Ikut senang Pegi Setiawan bebas, Keluarga Vina minta polisi tangkap Pegi pelaku yang asli
Narasi polisi terpatahkan di praperadilan, harus ada pengusutan saksi palsu dalam kasus Vina..

"Para terpidana kemarin menyampaikan pada kami, mereka ditangkap di depan SMP 11 oleh unit narkoba dipimpin oleh Iptu Rudiana, kemudian dimasukkan ke unit narkoba dan mengalami berbagai penyiksaan, setelah itu mereja disodorkan berita acara yang harus ditandatangani," kata Dedi.

Sementara, Kuasa hukum tujuh terpidana dari Peradi, Jutek Bongso menambahkan, pihaknya membawa enam barang bukti dalam pelaporan ini.

1
2
Berikutnya
TAG:
#vina cirebon
#pegi setiawan
#saksi palsu
#aep
#dede

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Gertam Cabai dan Bawang Merah Serentak, Sekda OKU Timur Harap Bisa Tekan Inflasi dan Kemandirian..

OKU Timur   Selasa, 16 Jul 2024  19:18

Pra Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi Sumsel 2024: Tingkatkan Kompetensi dan Keamanan Konstruksi..

Sumsel   Selasa, 16 Jul 2024  18:03

Pangkalan Gas Elpiji Wahyu Astuty Ningsih di Tugumulyo Siap Layani Masyarakat

Sumsel   Selasa, 16 Jul 2024  17:58

Bawaslu OKI Mendapat Apresiasi Berbagai Organisasi Wartawan dan Pers di Kabupaten OKI

Sumsel   Selasa, 16 Jul 2024  17:56

Pj Walikota Tangerang Dr.Nurdin Baik hati dan Tidak Sombong

Banten   Selasa, 16 Jul 2024  13:36
Terkait Distributor Pembagian Pupuk Subsidi Kecamatan Tanjung Lubuk Disalahgunakan Oleh Oknum Yang Tidak Bertanggung Jawab
Jaro Ade Hadiri Haul Gus Miek di Pondok Pesantren Al-Bahrain Leuwiliang Bogor
Ingat! Dua Pekan Kedepan  Ini 14  Jenis Pelanggaran yang Akan Dikenakan Pada  Operasi Patuh Jaya 2024 di Tangsel
KNPI Puworejo siap kawal kasus asusila di Desa Kaliwatu Krangan

Waduh, Benarkah Dana Desa Cinangneng Diselewengkan?

BOGOR RAYA   Senin, 15 Jul 2024  21:23

Amankan 4 Pucuk Senpi, 5 Magazen dan 327 Butir Peluru Tajam, Tim Ditreskrimum Polda Sumsel..

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  18:03

Kasus mafia tanah terbesar senilai Rp 3,41 Triliun ada di Grobogan, Jateng

AGRARIA   Senin, 15 Jul 2024  17:50

VIRAL...!! Seorang Ketua Umum Hari Nelayan 64 Palabuhanratu Diduga Memperkosa Finalis Putri..

JABAR   Senin, 15 Jul 2024  15:50

Indikasi mafia tanah di balik dugaan pencaplokan tanah di Duri Kepa, Jakarta Barat

AGRARIA   Senin, 15 Jul 2024  15:34

Antusiasme Tinggi, SDN 113 Palembang Terima 188 Siswa Baru pada PPDB 2024

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  14:46

Sesuai SOP Kepolisian, Terlepas Dari Itu Butuh Proses

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  13:47

Apel Lingkup Sekretariat Daerah, Sekda Sukabumi Ajak ASN Jaga Kekompakan dan Kebersamaan

JABAR   Senin, 15 Jul 2024  12:45

Kebersamaan Makin Erat: SMPN 2 Palembang Gelar Family Gathering di Jakabaring

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  11:50

PBNU kecam keras 5 Nahdliyin sowan Presiden Israel

NASIONAL   Senin, 15 Jul 2024  10:53

Ini lokasi razia Operasi Patuh Jaya 2024 di Jakarta dan sekitarnya yang mulai digelar hari..

HUKUM   Senin, 15 Jul 2024  09:20

Bupati Dan Wakil Bupati Hadiri Pisah Sambut Kapolres OKU Timur, AKBP Kevin Leleury Gantikan..

OKU TIMUR   Senin, 15 Jul 2024  00:50

Agustus Nanti Guyon Waton Akan Menggoyang Tangerang, GRATIS

BANTEN   Minggu, 14 Jul 2024  21:46

Terkait isu suap pada pembuatan desain RAB kegiatan fisik dana desa, salah seorang PDTI Banyuasin..

SUMSEL   Minggu, 14 Jul 2024  20:45

Ringkus Pengedar Sabu di Sindang Jaya, "Eagle Squad" Polres Musi Rawas Temukan Senpira..

SUMSEL   Minggu, 14 Jul 2024  19:05

"Gerebek" Warga, Tripika Sindang Barang Turun Ke Wilayahnya

BOGOR RAYA   Minggu, 14 Jul 2024  18:53

Mabuk kecubung di Banjarmasin, 53 dirawat dan 2 meninggal. Ini bahayanya kecubung

PERISTIWA   Minggu, 14 Jul 2024  18:42

Jaro Ade mendengar curhatan petani dan peternak

BOGOR RAYA   Minggu, 14 Jul 2024  18:01

Kegiatan minum Kopi serentak di Sumsel: Ribuan Cup Asal-asalan, Peserta Muntah dan KADIN Bungkam..

SUMSEL   Minggu, 14 Jul 2024  14:21

Penembak Donald Trump seorang pemuda 20 tahun, ini identitasnya

PERISTIWA   Minggu, 14 Jul 2024  14:18
Selengkapnya