Mengenal KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Berikut Penting Peran Tugas Serta Kewajibannya
Selanjutnya dengan adanya dasar ini, Presiden Habibie membentuk suatu badan yaitu KPPU atau Komisi Pengawas Persaingan Usaha serta KPKPN atau Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara. Setelah KPK terbentuk, lembaga KPKPN dibubarkan disatukan dalam Lembaga KPK.
KPK adalah sebuah lembaga independen yang mempunyai fungsi, tugas, serta wewenang. Peran Komisi Pemberantasan Korupsi juga sangat penting. KPK mempunyai beberapa kewajiban yang perlu dipenuhi. Berikut merupakan kewajiban KPK, yaitu:
- KPK harus bisa menjaga keterbukaan dengan cara memberikan informasi untuk masyarakat yang membutuhkan atau membantu KPK dalam memperoleh data yang berhubungan dengan hasil tuntutan dari tindak pidana korupsi.
- KPK harus bisa memberikan perlindungan kepada pelapor atau saksi atau orang yang memberi keterangan mengenai keberadaan tindak pidana korupsi.
- KPK harus bisa menegakkan sumpah jabatannya.
- KPK wajib menjalankan tugas, tanggung jawab, dan wewenang sesuai dengan asas yang berlaku. Asas ini mencakup asas akuntabilitas, asas kepastian hukum, asas kepentingan umum, asas keterbukaan, dan asas proporsionalitas.
Kemudian pada struktur organisasi KPK sendiri, juga sama seperti lembaga atau organisasi lainnya, KPK juga memiliki struktur organisasi. Struktur organisasi ini memiliki tugas untuk menuju tujuan KPK. Berikut merupakan penjelasan dari struktur organisasi KPK:
1. Pimpinan
Pimpinan merupakan pejabat negara yang terdiri dari lima anggota. Anggotanya adalah ketua yang merangkap anggota serta empat orang wakil ketua yang merangkap sebagai anggota.


