Jokowi Presiden yang Mendunia, Kenapa Banyak Dicerca di Negeri Sendiri?
Ketua Harian Pernusa Andi Hakim (kanan) dan Presiden Jokowi.
Sabtu, 09 Des 2023 09:19
Jika berlebihan menurutnya hal tersebut tidak baik terutama sebagai contoh untuk generasi muda.
"Pemerintah tentu saja perlu dikritik namun secara obyektif rasional. Hal itu akan bagus untuk menyehatkan iklim demokrasi memberi contoh serta pendidikan bagi generasi muda," jelasnya.
Namun jika yang dominan adalah cercaan atau serangan yang subyektif-emosional, yang biasanya mengarah ke ujaran kebencian sampai dengan fitnah, secara tidak sengaja telah mendidik generasi muda dengan atmosfir informasi yang tidak sehat.
"Hal itu merupakan tanggung jawab kita bersama, terlepas dari pilihan politik kita masing-masing," tutupnya. (*)
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7

