Isu Pemakzulan dan Hak Angket, "Premanisme" Kaum "Salawi" di Era Demokrasi
Ilustrasi, demo di KPU.
Selasa, 27 Feb 2024 05:30
Selain itu, bagaimanapun kaum "salawi" masih saudara sendiri, saudara sebangsa setanah air. Meskipun mereka saudara yang tak tahu diri, tetaplah patut dikasihani.
Ya, kaum "salawi" itu sangat patut dikasihani. Mereka masih hidup di alam mimpi, tidak pernah bisa menerima kenyataan yang terasa teramat sangat pahit bagi mereka.
Teruslah hidup di alam mimpi, kaum "salawi". Kami ingin bekerja dan berkarya di alam nyata yang hasilnya akan ikut kalian nikmati beserta anak cucu kalian nanti.
Salam "sing waras ngalah".
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
SUMSEL | 1 jam lalu
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol...BOGOR RAYA | 6 jam lalu
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal...SUMSEL | 7 jam lalu
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes...


