Geger Tarif Impor Trump, Airlangga: Sangat Teknis dan Memerlukan Pembahasan Lebih Lanjut

Geger Tarif Impor Trump, Airlangga: Sangat Teknis dan Memerlukan Pembahasan Lebih Lanjut
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
EKONOMI
Kamis, 03 Apr 2025  12:07

Untuk diketahui, Presiden AS Donald Trump resmi mengumumkan pemberlakuan pengenaan tarif dasar 10% untuk semua produk impor ke Amerika Serikat (AS) dan bea masuk yang lebih tinggi untuk belasan mitra dagang terbesar di negara tersebut.

Pengumuman kebijakan penetapan tarif timbal balik itu dilakukan Presiden Donald Trump di Rose Garden, Gedung Putih pada Rabu sore (2/4/2025) waktu setempat.

Dalam agenda tersebut, Trump memajang sebuah poster yang berisi daftar tarif resiprokal yang diterapkan AS kepada negara-negara mitra dagang.

China mendapat tarif baru 34%, sementara Uni Eropa 20%. Pengenaan tarif resiprokal itu sebagai tanggapan atas bea masuk yang dikenakan pada barang-barang AS.

Adapun, Kamboja menjadi negara yang mendapat tarif tertinggi, yakni 49%. Posisi kedua diduduki Vietnam dengan 46%. Sri Lanka mendapat tarif resiprokal 44%, Banglandesh 37%, Thailand 36%, dan Taiwan 32%. Sementara itu, Indonesia menerima tarif resiprokal sebesar 32%.

Kebijakan tersebut menjadi sorotan lantaran bakal memperdalam perang dagang yang telah dimulai oleh Trump pada saat dirinya kembali menjabat sebagai Presiden AS.

<<
1
2
Tampilkan Semua
TAG:
#tarif impor
#trump
#perang dagang
#airlangga
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita