Gagal Panen Mengintai Mesuji (Bagian 3/Habis)

Gagal Panen Mengintai Mesuji (Bagian 3/Habis)
 
LAMPUNG
Sabtu, 14 Agu 2021  09:48

“Ini Pak Dewan dan Pak BDD, Mbah?” Jumangin memperkenalkan Hartopo dan Ngadiman meski tak ada yang memintanya.

“BPBD!” seru Arif sambil terkekeh. “Ojo diganti-ganti!”

“Weh, lha. Opo salah”

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah,” Ngadiman menyempurnakan. "Disingkat BPBD."

“Oh, ya. Maaf, Pak. Maksud saya itu: BPBD,” lalu Jumangin beralih pada perempuan tua itu. “Silakan Mbah, ceritakan saja apa masalahnya,” ia berkata pada sosok yang kemudian diketahui adalah Mbah Salam.

“Tak ada lagi harapan. Tikus membuat padi tak bersisa,” ucap Mbah Salam dengan suara  agak berat lalu mulai menceritakan banyak hal terkait kegagalan sawahnya. Sesekali Arif dan Jumangin juga menimpali untuk memperkuat dan keadaan itu sempat membuat suasana menjadi senyap.

285x450

Dari kejauhan, suara adzab magrib mulai  berkumandang melalui pengeras suara beberapa penjuru masjid dan mushala.

Ngadiman berkata: “Kami memang datang karena mendengar laporan terkait kondisi semacam ini, Mbah,” lalu melangkah lebih dekat ke arah Mbah Salam. “Dan karena hal itulah, saya diutus langsung oleh Kepala BPBD, Bapak Sunardi, untuk melakukan cek lokasi sebagai upaya mencari jalan keluar bersama-sama.”

<<
1
2
3
4
5
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#dprd mesuji
#bpbd mesuji
#gagal penen mesuji
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita