Tol terpanjang RI yang hubungkan Bandung-Cilacap bakal dibangun 2026
Konstruksi Paling Ekstrem di Nusantara
Salah satu keunikan Tol Getaci terletak pada rutenya yang ekstrem. Sebagian besar trase tol ini melewati wilayah Priangan Timur, yang dikenal dengan topografi bergunung-gunung, lembah curam, dan area rawan pergerakan tanah.
Untuk menghadapi kondisi alam yang menantang ini, para perencana menerapkan desain konstruksi hybrid, gabungan antara berbagai jenis struktur teknik sipil.
Desain kompleks ini tidak hanya menuntut biaya besar, tetapi juga perencanaan teknis yang matang. Pendekatan hybrid dipilih agar keseimbangan antara keamanan, kualitas, dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.
Tiga Struktur Utama yang Akan Digunakan
Konstruksi Tol Getaci akan melibatkan tiga jenis struktur utama:
1. At Grade (di atas permukaan tanah datar)
Ruas ini memiliki panjang sekitar 175,27 kilometer dan akan dibangun di atas tanah datar. Model ini umum digunakan pada sebagian besar jalan tol di Indonesia.
2. Elevated (tol layang)
Sekitar 22,26 kilometer dari total panjang tol akan menggunakan struktur layang (elevated).
Bagian ini difungsikan untuk melewati area padat penduduk, sungai, serta lembah dalam. Selain mempercepat pembangunan, model ini juga meminimalkan kebutuhan pembebasan lahan.


