Advertisement

Diduga Hambat Pembayaran Pembebasan Lahan, Waskita Disomasi

SUMSEL
Jumat, 29 Mar 2024  21:59
Diduga Hambat Pembayaran Pembebasan Lahan, Waskita Disomasi
Foto: Pertemuan mediasi

Palembang-Sumsel, AliansiNews -

Lahan pengurus Kopegtel akan dijadikan diduga "Tanah Tak Bertuan" hingga manajemen PT WST diduga menghambat pembayaran pembebasan lahan diduga dengan sengaja beritikad tidak baik diduga menghambat dengan diduga Mengulur-ulur waktu untuk diduga tidak membayar uang ganti rugi sampai dengan masa habis SHGB Nomor : 0758 (dh 1616) berakhir hingga diduga menghilangkan upaya klaim uang ganti rugi pembebasan lahan tanpa kepastian yang jelas. 

Akibatnya, management PT Waskita Karya Sriwijaya Tol (WST) diminta segera menyelesaikan pembayaran ganti rugi lahan berikut pemecahan SHM dengan segera. Bila tidak, segera batalkan, hentikan pengerjaan dan kosongkan objek lahan tanah milik Koperasi Pegawai Telkom (Kopegtel) yang tertuang dalam Surat Somasi Nomor : 01/ADM000-HKM/LAW OFFICE/II/2024 pada (29/02/2024), Somasi Nomor : 02/ADM000-HKM/LAW OFFICE/III/2024 pada (05/03/2024) dan Surat Somasi Nomor : 03/ADM000-HKM/LAW OFFICE/III/2024 pada (07/03/2024). 

Baca juga: Pelantikan Camat STL Ulu Terawas Menuai Kontroversi

Pengurus Kopegtel Palembang melalui kuasa hukum nya Advokat Iwan Santosa SH membenarkan, "benar sebelumnya kami pihak Kopegtel telah melayangkan somasi kepada pihak manajemen PT WST diminta segera menyelesaikan pembayaran ganti rugi lahan berikut pemecahan SHM dengan segera. Bila tidak, segera batalkan, hentikan pengerjaan dan kosongkan objek lahan tanah milik Pengurus Kopegtel", katanya Jum`at (29/03/2024). 

Didampingi Staf Khusus Ketum Lembaga Aliansi Indonesia Bidang Pertanahan Republik Indonesia, Ruslan. Iwan menceritakan, "lahan klien kami Kopegtel terkena pembebasan lahan Overpass STA-59+450 di desa Talang Buluh kota Palembang sekitar seluas 3.757 M2 (Tiga ribu tujuh ratus lima puluh tujuh meter persegi) dengan nilai fisik dan non fisik dengan total nilai penggantian sekitar satu Miliar lebih melalui proses sejak (13/12/2022) hingga sekarang belum dilakukan pembayaran", ungkap Iwan. 

"Selama 15 (lima belas) bulan melalui proses, hingga sekarang belum dilakukan pembayaran ganti rugi klien kami berikut pemecahan SHGB", lanjut Iwan. 

Baca juga: Kades Prabumenang Bungkam saat ditanya Terkait Padat Karya Tunai Desa

"Padahal, kami telah penuhi semua persyaratan dan data administrasi kepada pihak manajemen PT WST melalui proses. Bahkan, petunjuk pihak Datun Kejati Sumsel telah kami penuhi dengan melengkapi Surat Keterangan dari Dinas Koperasi yang menyatakan bahwa Kopegtel masih ada dan Surat Keterangan BPN yang menyatakan, SHGB tersebut ada aslinya serta tidak sedang dijaminkan", keluh Iwan. 

1
2
3
Berikutnya
TAG:
aliansi
Kopegtel DATUN somasi pembangunan ganti rugi Waskita
Formasi Indonesia Satu
H Ridwan Mukti
Jaro Ade

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

H+5 Libur Lebaran, Polres Musi Rawas Tetap Siaga di Objek Wisata Padat Pengunjung

Sumsel   Senin, 15 Apr 2024  11:01

Kisah Pilu Kecelakaan Bus Rosalia Indah, Ayah-ibunya jadi Korban, Balita 1 Tahun jadi Yatim..

Daerah   Senin, 15 Apr 2024  07:57

Ditlantas Polda Sumsel Tunda Perjalanan 80 Kendaraan Angkutan Barang Sumbu Tiga Keatas

Sumsel   Senin, 15 Apr 2024  07:23

KSAL: Bentrokan Anggota TNI AL dan Brimob di Sorong Berakhir Damai

Hankam   Senin, 15 Apr 2024  06:50

DPAD Kota Tangerang Ramaikan Ramadan dengan Pelayanan Mobil Perpustakaan Keliling "Ngabuburead"..

Banten   Minggu, 14 Apr 2024  22:34

Wisata Kuliner di Kota tangerang yang wajib di coba

BANTEN   Minggu, 14 Apr 2024  21:12

H+4 Lebaran Warga Kota Tangerang datangi tempat perbelanjaan di kota Tangerang

BANTEN   Minggu, 14 Apr 2024  21:01

Terus Didalami Penyebab Bentrok Anggota TNI AL dan Brimob di Pelabuhan Sorong

HANKAM   Minggu, 14 Apr 2024  20:36

Warga Keramasan Sampai Sekarang Masih Menanti Janji Bedah Rumah, cerita sedih penuh harap nenek..

SUMSEL   Minggu, 14 Apr 2024  20:17

Parahnya Pungli Parkir di Masjid Raya Al-Jabbar, Bandung

JABAR   Minggu, 14 Apr 2024  18:02

Baru Terungkap, Suami Bunuh Istri dan Dikubur di Rumah Sejak 2018

HUKUM   Minggu, 14 Apr 2024  17:19

Aksi Tak Terpuji Penumpang Mobil Berpelat F Ini Dirujak Netizen hingga Dikecam Ridwan Kamil..

JABAR   Minggu, 14 Apr 2024  13:44

Korban Tewas Kecelakaan Bus Rosalia Indah Bertambah Jadi 8 Orang

DAERAH   Minggu, 14 Apr 2024  13:13

Dihujat Usai Lepas Jilbab, Zara Tetap Santai

GAYA HIDUP   Minggu, 14 Apr 2024  12:32

Antisipasi Resiko `Contraflow` Malam Hari, Polri Tambah Lampu Penerangan Pembatas

NASIONAL   Minggu, 14 Apr 2024  11:50

Aksi Heroik Polisi Selamatkan Bayi dalam Kecelakaan di Tol Cipali

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  17:54

Puluhan Balon Udara Hiasi Langit Cerah Pekalongan

DAERAH   Sabtu, 13 Apr 2024  14:52

Pemudik Diminta Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  12:22

Menhub Desak Polri Razia Travel Ilegal

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  06:35

Bus Tayo dan Si Benteng jadi pilihan liburan Lebaran keliling Kota Tangerang

BANTEN   Jumat, 12 Apr 2024  21:27

Sopir Bus Rosalia Indah yang Sebabkan Kecelakaan Maut, Ditahan

DAERAH   Jumat, 12 Apr 2024  21:13

Diduga dihina Saat Terjadi Lakalantas, Irda Mardalena Lapor Polisi

SUMSEL   Jumat, 12 Apr 2024  17:19

Menhub Cek Pergerakan Penumpang dan Pesawat pada Arus Balik di Bandara Soekarno-Hatta

BANTEN   Jumat, 12 Apr 2024  16:12

Mudik Lebaran 2024: 254 Peristiwa Kecelakaan dan 45 Korban Tewas

NASIONAL   Jumat, 12 Apr 2024  13:30

Pelantikan 186 Pejabat di Musi Rawas Menimbulkan Kontroversi

SUMSEL   Jumat, 12 Apr 2024  11:49
Selengkapnya
Bagikan Facebook
Bagikan X
Bagikan Whatsapp
Bagikan Telegram
Copy Link