Diduga Adanya Pungli Bermodus Atas Nama Infak, SMA 8 di Laporkan ke Gubernur Ganjar Pranowo
Senin, 21 Agu 2023 15:03
Masih menurutnya, sebenarnya untuk Mobil Hiace itu rencananya juga akan dikembalikan kembali karena kesulitan membayar biaya cicilan. Namun, saat itu para guru di SMA 8 Semarang masih mempertahankan dan berinisiatif untuk iuran bersama.
"Akhirnya para guru itu berinisiatif iuran melalui separuh uang sertifikasi sebagai utang. Guru-guru merasa kasihan kepada para siswa yang mau kegiatan di luar," imbuh dia.
Namun, uang iuran tersebut tak mampu menutup biaya cicilan Mobil Hiace. Akhirnya, pihak SMA 8 Semarang berinisiatif agar para siswa ikut melakukan iuran setiap satu bulan sekali sebanyak Rp 16.000.
"Padahal cicilan Mobil Hiace itu kurang lima tahun lagi. Itu kita katakan Infak dan tak ada paksaan," Imbuhnya. (Kas/her)
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
BOGOR RAYA | 27 menit lalu
Hj. Trisyulwati Ivonne Makaminan: Warga Girian Indah Butuh Rasa Aman, Bukan Hanya Janji...SUMSEL | 4 jam lalu
Riset Kamseltibcarlantas Berbasis Edukasi dan Kemitraan, Polda Sumsel Dorong Keamanan...


