Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu PTPN VII Cinta Manis, Polisi di minta Lakukan Pengawasan dan Penyelidikan

Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu PTPN VII Cinta Manis, Polisi di minta Lakukan Pengawasan dan Penyelidikan
Lahan tebu milik PTPN cinta manis
SUMSEL
Minggu, 31 Agu 2025  20:49

Sumsel_AliansiNews.id. 

Kebakaran lahan kembali terjadi di perkebunan tebu milik PTPN VII, tepatnya di Rayon V, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, pada Minggu malam (31/8/3025) . Kebakaran yang melanda area seluas 15 hektar, di mana lahan tebu yang terbakar telah memasuki masa tebang.

Salah seorang warga menuturkan, terdapat 2 titik api, di lokasi pertama tepatnya di rayon 5, lokasi terdampak kebakaran lebih kurang ada terdapat 15 hektar, sementara titik api yg ke 2 tidak terpantau serta satu petak diatas 5 hektar. Hingga saat ini pemadam kebakaran tidak datang ke lokasi kebakaran, padahal jarak lokasi dari pabrik dan full pemadam kebakaran lebih kurang 500 Meter, Ujarnya 

Lanjutnya, kebun-kebun tebu tersebut sengaja di bakar oleh orang -orang yang tidak bertanggung jawab, pasalnya tebu yang terbakar semua telah siap di tebang, terangnya, pada awak media. Minggu (31/8/2025)

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD BPAN_LAI Sumsel, Syamsudin Djoesman, menegaskan indikasi adanya praktik pemanenan tebu melalui pembakaran merupakan perbuatan ilegal karena melanggar perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

"Panen dengan cara dibakar tidak diizinkan. Banyak cara lain untuk panen, salah satunya menggunakan mekanik," Ujarnya. Minggu (31/8/2025)

Syamsudin Djoesman menuturkan, meski perusahaan berdalih kegiatan membakar lahan tebu diperbolehkan melalui peraturan gubernur, namun itu tidak serta merta melegalkan praktik tersebut karena regulasi tertinggi adalah undang-undang.

Menurut dia, regulasi pemerintah pusat seperti Undang-Undang Lingkungan Hidup maupun Undang-Undang Perkebunan secara jelas melarang praktik pemanenan dengan cara dibakar.

1
2
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita