Komite SMAN 9 Palembang Klarifikasi Pungli. Ketua PWI Sumsel Tidak Senang Tokoh Pers Sumsel Kecam
Berikutnya kecaman disampaikan oleh Jhon Heri Ketua SMSI Sumsel, tokoh pers senior ini mengatakan pemberitaan tersebut tidaklah berimbang apalagi sampai menyerang pribadi. “Itu salah. Produk berita tidak boleh dimasukkan ke Medsos. Itu bukan tempatnya,” serunya kesal.
Bahkan Alex Pandawa Lima Ketua SWI Sumsel menawarkan bantuan untuk melanjutkan pemberitaan ini ke ranah hukum.” Dek cukup kirim KTP untuk surat kuasa. Nanti kuasa hukum biar dari kakak,” pintanya serius.
Menyikapi pemberitaan, akhirnya pengurus Komite SMAN 9 Palembang secara resmi mengeluarkan Hak Jawab sekaligus mengklarifikasi dihadapan beberapa media.
Klarifikasi pertama disampaikan H Saim Marhadan Bendahara Komite. Dia mengatakan tidak ada pungli di komite SMAN 9 Palembang. Berdasarkan data, lebih dari 50 persen siswa mengajukan surat tidak mampu ikut sumbangan komite.
Dia menambahkan, selama ini sumbangan komite tidak mematok nominal. Semuanya berdasarkan kemampuan siswa. Komite sekolah berfungsi dalam meningkatkan mutu dan pelayanan pendidikan.
“Bila sumbangan ini di stop, maka akan berdampak buruk pada sekolah. Salah satunya hilangnya penunjang kegiatan di 22 Ekstrakulikuler,” jelas H Saim.
Keterangan kedua disampaikan Asnaini Khamsin yang berharap wartawan lebih profesional dalam menulis berita. “Saya tidak senang, itu sudah menyerang saya pribadi, organisasi saya PWI dan Komite sekolah. Kita akan lakukan rapat pengurus Komite untuk mengambil langkah lanjutan,” tukasnya( Tim)


