Demo 13 Agustus di Pati Ricuh, Ini 5 Tuntutan Warga

Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa PBB-P2 di Pati belum pernah naik selama 14 tahun sehingga rencana kenaikan pajak disetujui.
Kebijakan tersebut memicu kemarahan warga karena dinilai memberatkan perekonomian masyarakat.
Sebagai bentuk protes, warga menginisiasi aksi demo. Alih-alih menenangkan situasi, Sudewo justru mempersilakan warga untuk melanjutkan rencana aksi, yang dianggap menantang rakyat.
Setelah mendapat masukan dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Sudewo akhirnya membatalkan kenaikan PBB-P2 dan meminta maaf.
Ia menyatakan tidak bermaksud menantang rakyat dan mengklarifikasi ucapannya di media sosial resmi Pemkab Pati.
Meski kebijakan pajak dibatalkan, warga tetap menggelar demo. Tuntutan pun bergeser menjadi isu-isu lain yang dinilai lebih penting bagi masyarakat.
Lima Tuntutan Utama Demo 13 Agustus 2025 di Pati
Berdasarkan data panitia aksi, sekitar 25 ribu warga telah mengonfirmasi keikutsertaan. Sebanyak 2.684 personel gabungan dari 14 polres, TNI, dan instansi terkait dikerahkan untuk menjaga keamanan. Berikut lima tuntutan utama warga:


