Mahasiswa Amikom Yogyakarta Tewas usai Demo, Leher Patah hingga Tubuh Penuh Luka
Meski begitu, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi. Mereka memilih untuk pasrah dan tidak akan membuat laporan apa pun.
Pihak Kampus Desak Polisi Transparan
Kabar duka ini juga sampai ke pihak kampus. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Amikom Jogjakarta, Achmad Fauzi, mengaku prihatin sekaligus meminta polisi terbuka soal kronologi sebenarnya.
"Kami koordinasikan dulu, apakah akan ada advokasi seperti apa belum tahu," ujarnya di rumah duka.
Ia menegaskan pentingnya transparansi dan investigasi menyeluruh.
"Harus dilakukan investigasi dan kepolisian bisa menyampaikan apa yang terjadi sebetulnya," tegasnya.
Fauzi menambahkan, aksi yang diikuti Rheza bersifat personal dan tidak melibatkan BEM Amikom secara resmi.
"Secara resmi tidak melibatkan BEM dalam kegiatan semalam dan pagi. Jadi, personal," ujarnya.
Atas peristiwa ini, Fauzi berharap semua pihak bisa menahan diri agar demonstrasi tidak lagi memakan korban.


