Danau kongar terancam surut, aktivitas PT SMS disorot, pemerhati desak kelestarian sumber air dan kepentingan warga diutamakan

Danau kongar terancam surut, aktivitas PT SMS disorot, pemerhati desak kelestarian sumber air dan kepentingan warga diutamakan
Danau kongar Muba
SUMSEL
Minggu, 13 Sep 2026  11:06

Musi Banyuasin, Aliansinews"— 

Aktivitas PT SMS di Desa Sungai Dua, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, menjadi sorotan setelah beredar video yang memperlihatkan kegiatan perusahaan, salah satunya pembangunan watershed boundary atau yang oleh masyarakat disebut parit gajah.

Namun, bagi pemerhati lingkungan dan Sungai Keruh-Jirak Jaya, Muhammad Yamin, persoalan yang lebih mendesak bukan sekadar aktivitas pembangunan tersebut.

Ia justru menyoroti kondisi Danau Kongar, sumber air yang selama ini memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Sungai Dua dan wilayah Kecamatan Sungai Keruh.

Menurut Yamin, masyarakat telah lama mengeluhkan kondisi air Danau Kongar yang disebut semakin surut. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut keberlangsungan sumber air yang digunakan dan diandalkan masyarakat.

“Yang lebih urgent bukan hanya persoalan aktivitas yang terlihat dalam video. Yang harus diperhatikan adalah kelestarian Danau Kongar. Masyarakat sudah lama mengeluhkan air danau yang semakin surut dan keberadaan danau ini berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat,” ujar Muhammad Yamin.

Bukan Sekadar Parit, Ada Persoalan Ekosistem

Yamin menilai setiap aktivitas perusahaan yang berpotensi bersinggungan dengan sistem tata air harus dilakukan secara hati-hati dan memperhitungkan daya dukung lingkungan.

Menurut dia, pembangunan watershed boundary maupun kegiatan lain di sekitar kawasan harus dilihat secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi teknis perusahaan.

1
2
3
4
5
6
7
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita