Lagi-lagi keracunan MBG, 271 siswa MAN 2 Rembang jadi korban
Puluhan siswa mengeluhkan mual, pusing, muntah hingga diare dan gangguan pencernaan sehingga harus mendapat penanganan medis.
Keluhan muncul secara bertahap setelah siswa menyantap makanan MBG pada Senin siang. Ketika jumlah siswa yang mengalami gejala serupa semakin bertambah, pihak sekolah kemudian membawa mereka ke Puskesmas Lasem untuk mendapatkan perawatan.
Tim Epidemiologi diterjunkan ke SPPG
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) tak hanya fokus menanggani puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Rembang di Kecamatan Lasem yang mengalami kasus dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
DKK mengatakan telah menerjunkan tim epidemiologi ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngemplak Kecamatan Lasem yang mensuplay MBG ke MAN 2 Rembang.
Kepala DKK Rembang, dokter Ali Syofi`i mengatakan selain memfokuskan penanganan medis darurat keracunan MBG
Pihaknya juga telah menyiagakan puskesmas terdekat, yakni Puskesmas Pancur dan Puskesmas Sluke, untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien.
Dia juga mengatakan tim epidemiologi DKK juga telah diterjunkan untuk menginspeksi dapur SPPG, menelusuri rantai logistik, penyimpanan bahan, hingga proses pengepakan makanan.


