Lagi-lagi keracunan MBG, 271 siswa MAN 2 Rembang jadi korban

Lagi-lagi keracunan MBG, 271 siswa MAN 2 Rembang jadi korban
Foto: Ruang perawatan Puskesmas Lasem dipenuhi pasien siswa MAN 2 Rembang. (ist)
DAERAH
Rabu, 09 Sep 2026  10:13

Ruang perawatan Puskesmas Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dipenuhi siswa berseragam sekolah pada Selasa (8/9/2026).

Sebagian dari mereka terlihat lemas setelah mengalami mual dan muntah yang diduga berkaitan dengan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Rembang dibawa ke Puskesmas Lasem setelah mengeluhkan gangguan pencernaan secara beruntun.

Di saat yang sama, pihak madrasah masih mendata siswa lain yang mengalami keluhan serupa di lingkungan sekolah.

Hingga Selasa (8/9), tercatat 271 siswa terdampak. Dari jumlah tersebut, 26 siswa harus mendapat perawatan di Puskesmas Lasem.

Pantauan media, selain siswa yang dibawa ke fasilitas kesehatan, ratusan siswa lainnya masih berada di MAN 2 Rembang. Mereka menjalani pemeriksaan dan pemantauan oleh pihak sekolah.

“Jumlah siswa terdampak mencapai 271 anak. Sebanyak 26 siswa MAN 2 Rembang dibawa ke Puskesmas Lasem karena diduga keracunan MBG,” ujar Kepala MAN 2 Rembang Achmad Syuhada.

Keluhan muncul usai santap MBG

Dugaan keracunan makanan dialami sejumlah siswa MAN 2 Rembang setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (7/9/2026).

Puluhan siswa mengeluhkan mual, pusing, muntah hingga diare dan gangguan pencernaan sehingga harus mendapat penanganan medis.

Keluhan muncul secara bertahap setelah siswa menyantap makanan MBG pada Senin siang. Ketika jumlah siswa yang mengalami gejala serupa semakin bertambah, pihak sekolah kemudian membawa mereka ke Puskesmas Lasem untuk mendapatkan perawatan.

Tim Epidemiologi diterjunkan ke SPPG

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) tak hanya fokus menanggani puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Rembang di Kecamatan Lasem yang mengalami kasus dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

DKK mengatakan telah menerjunkan tim epidemiologi ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngemplak Kecamatan Lasem yang mensuplay MBG ke MAN 2 Rembang.

Kepala DKK Rembang, dokter Ali Syofi`i mengatakan selain memfokuskan penanganan medis darurat keracunan MBG

Pihaknya juga telah menyiagakan puskesmas terdekat, yakni Puskesmas Pancur dan Puskesmas Sluke, untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien.

Dia juga mengatakan tim epidemiologi DKK juga telah diterjunkan untuk menginspeksi dapur SPPG, menelusuri rantai logistik, penyimpanan bahan, hingga proses pengepakan makanan.

TAG:
#keracunan mbg
#rembang
#jateng
Berita Terkait
Terjadi lagi keracunan MBG, kali ini korbannya 181 penerima manfaat di Palupuh - Agam, Sumbar
Terjadi lagi keracunan MBG, kali ini korbannya 181 penerima manfaat di Palupuh - Agam, Sumbar
Terjadi lagi keracunan MBG, kali ini korbannya 181 penerima manfaat di Palupuh - Agam, Sumbar
Terjadi lagi keracunan MBG, kali ini korbannya 181 penerima manfaat di Palupuh - Agam, Sumbar
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Tanggap Karhutla, Satgas Aman Nusa II Tuntaskan Pemadaman di Ogan Ilir
Abaikan Aturan dan Ujian Kompetensi, Penunjukan Camat Gelumbang Muara Enim Picu Ancaman Gugatan PTUN
Koster Bongkar Vila di Kawasan Hutan, Pesannya Tegas: Jangan Main-Main dengan Aturan Bali
HARI KEDUA OPERASI SAR, MENGERAHKAN SRU LAUT DAN UDARA
Warga Gunung Dahu Bangkitkan Kembali Jiwa Gotong-Royong, Laksanakan Bersih-Bersih lingkungan 
Indeks Berita