Greenpeace desak Prabowo serius tangani krisis iklim hingga biaya hidup

Greenpeace desak Prabowo serius tangani krisis iklim hingga biaya hidup
Spanduk demo Greenpeace Indonesia.
PERISTIWA
Selasa, 20 Okt 2026  14:07

“Greenpeace Indonesia terus menggaungkan suara masyarakat, mendesak Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk membuka mata terhadap krisis iklim yang makin memperburuk kualitas hidup masyarakat. Dampaknya paling berat dirasakan oleh kelompok pekerja yang hidup dalam kerentanan ekonomi. Cuaca ekstrem dan bencana ekologis tidak hanya mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat, tetapi juga mengganggu sumber penghidupan, menekan pendapatan, dan mendorong kenaikan harga pangan,” kata Jeanny dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Ia mencontohkan kabut asap berkepanjangan akibat kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengganggu kesehatan sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat.

Di tengah situasi tersebut, warga juga menghadapi kenaikan biaya hidup, ketidakpastian pekerjaan, hingga gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Jeanny menilai kondisi itu bertolak belakang dengan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan dan energi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Padahal, pemerintahan Prabowo-Gibran berjanji memprioritaskan penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan dan energi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Temuan riset terbaru kami malah menunjukkan sebaliknya. Pemerintah gagal untuk menyediakan solusi bagi dampak krisis iklim yang semakin nyata dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pada riset terbarunya bertajuk Besok Harga Naik! Gambaran Dampak Krisis Iklim dari Tempat Kerja, Meja Makan, dan Rumah, Greenpeace Indonesia memetakan dampak krisis iklim terhadap delapan kelompok masyarakat di tiga wilayah aglomerasi di Pulau Jawa, yakni Jabodetabekjur, Cekungan Bandung, dan Kartamantul.

Hasil riset menunjukkan sebanyak 41% responden merasakan dampak krisis iklim terhadap pola konsumsi dan biaya pangan.

Sebanyak 39% responden merasakan dampaknya pada produktivitas dan pendapatan, sedangkan 20% lainnya menyebut akses tempat tinggal dan biaya transportasi sebagai aspek yang terdampak.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa persoalan iklim juga berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi rumah tangga, terutama kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan dasar.

<<
1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#greenpeace
#demo
#jakarta
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita