Duh! Perawat curi bayi di RS Sundari Medan lalu dijual Rp 15 Juta

Duh! Perawat curi bayi di RS Sundari Medan lalu dijual Rp 15 Juta
Dua tersangka pencurian bayi digelandang ke sel tahanan Mapolrestabes Medan, Jumat, 4 September 2026.
PPA & TPPO
Sabtu, 05 Sep 2026  01:24

"Alasan tersangka ARN mencuri bayi di rumah sakit Sundari karena ARN ini sudah paham sistematika bayi -bayi yang baru lahir di rumah sakit Sundari karena sebelumnya ARN ini pernah bekerja dirumah sakit Sundari selama 2 tahun, "kata Astrid, Jumat (4/9/2026).

ARN kemudian datang bersama PF. Kemudian ARN masuk ke rumah sakit dengan menyamar sebagai perawat, lalu mendatangi ruangan bayi.

Dengan alasan akan visit oleh dokter, bayi yang saat itu bersama orangtuanya diambil ARN. Setelah berhasil mengambil bayi dari tangan ibu kandungnya, bayi tersebut dibawa kabur ARN dan PF menggunakan sepeda motor.

ARN kemudian menyerahkan bayi tersebut kepada pasangan suami istri yang sudah memesan bayi.

"Kemudian tersangka PF mengantarkan tersangka ARN ke kawasan simpang Kecamatan Tuntungan, setelah itu tersangka PF kembali ketempat tinggalnya lalu tersangka ARN melanjutkan misinya menuju pasangan suami istri pembeli bayi. Setelah tersangka ARN menerima uang Rp 10 juta, tersangka pun kembali kerumah, "jelasnya.

Polsek Medan Sunggal bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Medan yang menerima laporan pencurian bayi langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran hingga berhasil menangkap kedua pelaku.

<<
1
2
Tampilkan Semua
TAG:
#jual beli bayi
#perlindungan anak
#medan
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita