Misteri kematian Sutrimo, Polisi pertimbangkan ekshumasi dan panggil dokter RS Muhammadiyah

Misteri kematian Sutrimo, Polisi pertimbangkan ekshumasi dan panggil dokter RS Muhammadiyah
Puslabfor membawa sejumlah barang di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang merupakan lokasi Sutrimo ditemukan tewas, Senin (27/7/2026)
TIPIKOR
Sabtu, 08 Agu 2026  17:17

Polisi masih menyelidiki kasus kematian Sutri­mo, pria yang disebut sebagai kepala rumah tangga atau karumga mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Polda Metro Jaya menerima laporan dari masyarakat yang menyebut kematian Sutri­mo dinilai tidak wajar. Polisi kini mendalami laporan tersebut untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap laporan yang diterima.

Polisi juga mempertimbangkan kemungkinan melakukan ekshumasi (penggalian atau pembongkaran kembali makam) terhadap jenazah Sutri­mo untuk kepentingan penyelidikan.

Selain itu, polisi akan melakukan pemanggilan dokter yang pertama kali menangani Sutri­mo di Rumah Sakit Muhammadiyah.

Pemanggilan tersebut untuk dilakukan pemeriksaan, untuk mengetahui kondisi korban saat pertama kali dibawa ke rumah sakit hingga sebelum dinyatakan meninggal dunia.

"Dokter yang pertama menangani akan kita periksa untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi korban ketika pertama kali dibawa ke rumah sakit," ujar Budi Hermanto.

Menurut Budi, keterangan dokter menjadi salah satu informasi penting yang perlu didalami untuk mengetahui kondisi kesehatan Sutri­mo sebelum meninggal.

Polisi juga masih mempertimbangkan langkah ekshumasi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

1
2
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#sutrimo
#febrie adriansyah
#jampidsus
#polda metro
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita