Didirikan 1979, ini sejarah Yayasan Sekolah Harapan Ibu, tempat ditemukannya ratusan senjata
"Memang sangat sedih sekali karena apa? Karena betul-betul kita mendirikan sekolah itu betul-betul dengan rasa keinginan untuk menjadikan anak-anak kita menjadi anak-anak bangsa yang saleh dan saleha," tuturnya.
"Mudah-mudahan itu semua bisa diselesaikan dengan cara yang sebaik mungkin," kata Yan.
Sementara itu, kuasa hukum YHI-PP, Hermawanto, menyebut persoalan yang terjadi saat ini berkaitan dengan upaya mengembalikan yayasan kepada tujuan awal pendiriannya.
Hermawanto menyinggung sosok IWD yang menurut pihak yayasan bukan merupakan pendiri maupun bagian dari keluarga pendiri.
Dalam rilis yayasan, IWD disebut berada di YHI-PP sejak 30 September 2008.
Yayasan juga menyebut IWD kemudian memasukkan istrinya, SSA, serta kakaknya, APK, ke dalam struktur yayasan.
Pihak yayasan menduga kondisi tersebut membuat keluarga IWD memiliki posisi mayoritas dalam rapat pembina.
"Fakta hari ini sudah menunjukkan bahwa ada penyalahgunaan yayasan yang dilakukan oleh IWD yang potensial itu hanyalah untuk kepentingan pribadi dan kepentingan keluarganya," kata Hermawanto.
Hermawanto juga menyebut temuan senjata sebagai salah satu persoalan yang menurut pihak yayasan harus diusut.


