Didirikan 1979, ini sejarah Yayasan Sekolah Harapan Ibu, tempat ditemukannya ratusan senjata

Didirikan 1979, ini sejarah Yayasan Sekolah Harapan Ibu, tempat ditemukannya ratusan senjata
 
HUKUM
Senin, 10 Agu 2026  02:46

Salah satu pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP), Yan Sofyan Syafe`i, mengungkap sejarah awal berdirinya sekolah yang kini menjadi sorotan setelah temuan 995 pucuk senjata di lingkungan sekolah.

Ratusan senjata api (senpi) itu ditemukan di dalam ruangan tertutup milik mantan ketua yayasan berinisial IWD.

Diketahui, Yan merupakan satu-satunya pendiri awal yayasan yang masih hidup. Dalam konferensi pers YHI-PP, Minggu (9/8/2026), dia menceritakan awal mula pendirian yayasan pada 1979.

Yan mengatakan, yayasan bermula dari kegiatan pengajian bersama sejumlah tokoh, termasuk KH Mawardi Labay. Dari kegiatan tersebut muncul gagasan untuk mendirikan sekolah.

"Dahulu pada waktu tahun 79 saya yaitu kami berlima saya sendiri, Pak Mahwardi Labae selaku ustaz kami, Pak Hari Dahlan Safri, dan saya dan Pak Oto Malik yaitu putra dari Pak Adam Malik," kata Yan.

Menurut dia, para pendiri kemudian menemui Adam Malik yang saat itu menjabat Wakil Presiden. Mereka mendapat arahan terkait pemanfaatan tanah di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

"Setelah itu mulailah kita buat yayasan itu dengan visi dan misi untuk mencerdaskan anak-anak bangsa," ujarnya.

Yan menuturkan, para pendiri juga berharap sekolah tersebut dapat melahirkan generasi yang beragama, berpendidikan, serta menjadi pemimpin bangsa di kemudian hari.

Namun, setelah sekolah yang berdiri sejak 1979 itu kini menjadi sorotan karena temuan senjata dan barang lainnya, Yan mengaku sedih.

1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#harapan ibu
#softgun
#senpi
#jaksel
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita