7 daerah di Banten alami kekeringan dampak kemarau ekstrem
140 titik kekeringan
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan dari tujuh daerah yang terdampak, total ada 140 titik yang tersebar di Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang. Sementara Kota Tangerang belum dilaporkan terdampak kekeringan.
"Terdampaknya 140 titik se-Provinsi Banten, di luar Kota Tangerang," kata Andra di Tangerang.
Menurutnya, fenomena kemarau yang terjadi saat ini diprediksi merupakan yang terpanjang dalam beberapa tahun terakhir sehingga menimbulkan potensi kekeringan skala besar.
Atas hal itu, Andra meminta agar seluruh pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk menyalurkan air bersih terhadap warga terdampak sebagai penanganan jangka pendek.
Ada pun penanganan jangka panjang yang akan dilakukan yakni, Pemerintah Provinsi Banten akan membangun sejumlah sumur bor di wilayah rawan kekeringan dengan kedalaman tertentu untuk dijadikan sumber air bersih bagi warga terdampak.
"Kita harus minta kepada seluruh aparat untuk sama-sama memantau, sama-sama menindaklanjuti setiap kekeringan yang ada agar masyarakat bisa mendapatkan minimal pertama adalah untuk kebutuhan air minum," jelasnya.
Saat ini, kata Andra, rencana pembuatan sumur bor itu saat ini tengah dikaji oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Kita juga sedang berupaya untuk menemukan, untuk meneliti melalui ESDM kedalaman dan akan membuat sumur," jelas Andra.


