7 daerah di Banten alami kekeringan dampak kemarau ekstrem

7 daerah di Banten alami kekeringan dampak kemarau ekstrem
Warga Kampung Cangkring, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten mendapatkan bantuan air bersih yang dikirim BPBD Banten pada Selasa sore, 28 Juli 2026
DAERAH
Rabu, 29 Jul 2026  01:54

Sebanyak tujuh kota/kabupaten di Banten mengalami kekeringan imbas kemarau ekstrem atau fenomena El Nino Godzilla yang saat ini sedang terjadi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten pun diterjunkan untuk mendistribusikan bantuan air bersih bagi warga di wilayah terdampak.

Di Kampung Cangkring, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang pada Selasa (28/7/2026) sore, puluhan warga mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih yang dikirim BPBD Banten.

Meski harus mengantre lama, warga terlihat antusias lantaran sumber air di rumah mereka sudah mulai tidak mengeluarkan air.

Tidak adanya sumber air bersih membuat mereka hanya mengandalkan bantuan air bersih.

"Kekeringan sudah hampir empat bulan. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih kadang minta air ke tetangga yang mesin pompanya masih keluar air," ujar Ina sulastri.

Ina mengaku terkadang harus membeli air bersih untuk kebutuhan memasak dan konsumsi sehari-hari.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan rumah tangga meningkat karena warga harus mengeluarkan biaya tambahan.

"Sehari itu butuh air 10 galon air mineral. Satu galon air dibeli Rp 7.000, jadi sehari Rp 70.000. Kalau sebulan lumayan biayanya buat air aja," ungkapnya.

1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#kemarau
#kekeringan
#krisis air
#banten
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita