Keracunan MBG di Cirebon, ratusan korban masih dirawat

Keracunan MBG di Cirebon, ratusan korban masih dirawat
Sebanyak 217 siswa dan guru di Kota Cirebon dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG).
PERISTIWA
Rabu, 21 Okt 2026  11:17

Sebanyak 217 siswa dan guru di Kota Cirebon dilaporkan mengalami keluhan kesehatan atau keracunan setelah mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG).

Hingga Rabu (21/10/2026), sebanyak 159 orang di antaranya masih menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit di Kota Cirebon.

Data penanganan pasien menunjukkan, para siswa dan guru yang mengalami keluhan kesehatan telah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

Sementara itu, pemantauan terhadap perkembangan kasus masih terus dilakukan.

Kasus tersebut berkaitan dengan penyaluran MBG di wilayah Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon.

Penyedia program MBG yang tercatat dalam laporan tersebut adalah Yayasan Tri Bakti Pertiwi, dengan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Andi Rahmat. Adapun pemiliknya disebut bernama Asep/Rizki.

Berdasarkan data pasien yang dihimpun dari sejumlah rumah sakit, RS Siloam menangani 75 orang, dengan 38 orang menjalani rawat inap dan satu orang berada di ruang perawatan intensif (MICU).

Kemudian, RS Ciremai menangani 62 orang yang seluruhnya masih menjalani rawat inap. RS Cahaya Bunda menangani tujuh orang, sedangkan RS Pelabuhan menangani satu orang.

Sementara itu, RS Gunung Jati menangani 64 orang, dengan 32 orang di antaranya menjalani rawat inap.

1
2
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#keracunan mbg
#cirebon
#mbg
#sppg
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita