Profil dan Jejak Karir Wamenaker Afriansyah Noor
Pada tahun 2024, Afriansyah Noor mendapat gelar doktor administrasi publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya Palembang.
Sebelum lulus sarjana, ia bekerja menjadi pengawas proyek PT Nusa Raya Cipta pada 1996. Setelah itu, menduduki jabatan direksi di berbagai perusahaan laiinnya.
Di antaranya seperti Direktur Operasional PT Harna Ruas Permai (1998–2000), Direktur Marketing PT Yosinesta Dwipratama (2004), hingga Direktur Pengamanan Aset dan Penertiban Badan Pengelola Komplek Kemayoran (2005–2008).
Pada tahun 1998, Afriansyah mendaftarkan diri menjadi kader Partai Bulan Bintang (PBB) dan menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB selama dua periode (2017-2019 dan 2019-2024).
Jejak politik tersebut membuatnya dekat dengan Yusril Ihza Mahendra, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.
Setelah menjabat Sekjen PBB, ia berkontestasi memperebutkan kursi Ketua Umum PBB pada Muktamar VI PBB di Bali.
Namun, Afriansyah mundur dari PBB usai kalah dalam perebutan kursi ketua umum melawan keponakan Yusril Ihza Mahendra, Gugum Ridho Putra.
Setelah itu, ia berpindah parpol dan memilih bergabung dengan Partai Demokrat.
Selanjutnya dia dipercaya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat per tanggal 23 Maret 2025


