52 Siswa jadi Korban Keracunan Makanan Program MBG di Cianjur
Di RSUD Sayang menunjukkan bahwa selain siswa dari MAN 1 Cianjur, belasan siswa dari SMP PGRI Cianjur juga mulai berdatangan dengan gejala serupa seusai mengonsumsi makanan dari program MBG.
Para korban pun ditangani secara intensif oleh pihak rumah sakit.
Sementara itu, Humas RSUD Sayang Cianjur Raya, Sandi menegaskan pihaknya akan menggratiskan pembiayan pengobatan untuk korban keracunan.
"Sebagian korban sudah ada yang pulang sejak malam, tetapi saat ini masih ada korban keracunan yang masih berdatangan," jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus dugaan keracunan massal ini.
Sampel makanan yang dikonsumsi para siswa telah dibawa ke laboratorium milik Dinkes Cianjur untuk diteliti lebih lanjut.
Pemerintah daerah bersama dinas terkait kini mengevaluasi program MBG guna mencegah kasus serupa terjadi di masa mendatang.


